5 Cara Mengembangkan Keunggulan Bersaing (Competitive Advantage)

MARKETING STRATEGY – COMPETITIVE ADVANTAGE

Bagaimana konsumen atau pelanggan mengenali sebuah produk, bagaimana mereka membedakan dengan produk yang lain, dan mengapa mereka memilih salah satu (merek) produk, bukan yang lain.

Kita semua pasti sepakat, karena (merek) produk tersebut memiliki perbedaan, karena produk tersebut memiliki keunggulan kompetitif, keunggulan bersaing (competitive advantage).

“Jika Anda tidak memiliki keunggulan kompetitif, jangan berbisnis”, Jack Welch

Keunggulan bersaing (competitive advantage) disebut juga keunggulan komparatif (comparative advantages), kompetensi inti (core competencies), apapun namanya yang jelas itu adalah sesuatu yang sangat penting yang mampu menentukan tingkat kesuksesan sebuah produk.

Berikut beberapa tahapan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif / bersaing, yaitu :

 

#1 : Tentukan Keunggulan Kompetitif Produk Kita

Seringkali dalam aktivitas bisnis, kita tidak memahami, apa sebenarnya keunggulan kompetitif produk kita, apa yang membedakan kita dari pesaing, dan apa yang hendak kita tawarkan ke pasar agar pasar (konsumen / pelanggan) memilih produk kita, bukan yang lain.

Atau, jika kita sudah mengetahuinya, bisakah kita mendefinisikannya secara sederhana, dalam bahasa yang sederhana, kemudian mengkomunikasikannya ke pelanggan dimana pelanggan akan mempersepsi seperti kita mempersepsinya.

Jadi hal pertama yang harus dilakukan untuk mengembangkan competitive advantage kita, adalah menentukan, apa sebenarnya keunggulan kompetitif kita.

Untuk menentukan keunggulan kompetitif produk kita, kita bisa kembali ke dasar bisnis kita, kita cari kembali, mengapa kita melakukan bisnis ini, bukan yang itu.

Mengapa kita memilih produk ini atau bisnis ini, bukan produk yang lain atau bisnis yang lain.

Jawaban akan jelas, karena dalam bisnis ini kita memiliki banyak keunggulan, karena dengan produk ini kita memiliki banyak kelebihan, yang relatif lebih unggul dibanding yang lain, mungkin tidak secara keseluruhan, tetapi di area tertentu, waktu tertentu dan segmen tertentu kita memiliki keunggulan.

 

#2 : Fungsi Keunggulan Kompetitif

Competitive advantage bukan sekedar kalimat yang akan kita kutip saat ada orang yang bertanya, tidak juga sekedar tulisan atau slogan yang ada di bisnis dan produk kita.

Tetapi, lebih dari itu …,

Keunggulan kompetitif adalah sesuatu yang menjadi fondasi / dasar dari model bisnis kita, yang merupakan inti dari strategi komunikasi dan aktivitas pemasaran kita.

Keunggulan kompetitif akan menjelaskan dan mendefinisikan bagaimana sebuah bisnis atau produk (barang dan layanan) berbeda lebih unggul dari yang lain.

Keunggulan kompetitif adalah sesuatu yang menjadi alasan mengapa pasar memilih bisnis dan produk kita.

Core competencies inilah yang menjadi alasan bisnis dan produk kita layak untuk berada di pasar yang sangat kompetitif.

 

#3 : Jenis Keunggulan Kompetitif Produk Kita

Tidak harus unggul dalam semua hal, atau mencoba untuk bisa menguasai semua area permainan, atau semua sisi bisnis / produk kita.

Jika memang memiliki sumber daya yang besar dan competencies dibutuhkan tidak masalah, tetapi jika tidak, justru akan melemahkan bisnis dan produk kita sendiri.

Yang terbaik adalah melakukan identifikasi, memilih satu atau lebih area permainan, kemudian jadilah yang terbaik di area tersebut.

Dengan menguasai satu atau lebih area, maka keunggulan kompetitif tersebut lebih bisa dimunculkan dan dikembangkan agar semakin terbedakan dan sulit untuk ditiru oleh kompetitor.

Ada beberapa jenis competitive advantage, seperti :

  • Keunggulan dalam operasional perusahaan / bisnis.
  • Keunggulan dalam membangun hubungan baik dengan pelanggan (customer relationships).
  • Keunggulan dalam feature produk

Sebuah keunggulan kompetitif, harus memenuhi beberapa syarat, yaitu :

Perbedaan / keunggulan tersebut konsisten, konsumen harus bisa mengetahui keunggulan / perbedaan yang konsisten dari produk atau layanan kita, dimana hal tersebut dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Perbedaan / keunggulan kompetitif tersebut sulit ditiru, yang competitive advantage haruslah sulit untuk ditiru atau diduplikasi oleh pesaing kita, jika tidak maka hal tersebut tidak bisa disebut keunggulan kompetitif.

Perbedaan / keunggulan kompetitif tersebut harus bisa ditingkatkan, dengan perusahaan selalu meningkatkan competitive advantage nya, bukan saja akan membuat gap dengan kompetitior semakin besar, tetapi akan membuat kompetitor semakin tertinggal.

 



#4 : Area Keunggulan Kompetitif harus Merupakan Benefit Bagi Konsumen

Sekali lagi, sulit bagi sebuah bisnis atau produk untuk bisa unggul di semua hal, di semua area, karena selain dibutuhkan sumber daya yang besar, juga dibutuhkan kompetensi khusus di semua area tersebut.

Dan satu hal yang harus kita perhatikan, competitive advantage tersebut harus menjadi sesuatu yang diinginkan oleh pelanggan, atau bisa memberikan benefit lebih ke konsumen.

Berikut beberapa contoh area yang banyak dibutuhkan konsumen, yaitu :

  • Harga yang kompetitif
  • Kecepatan pengiriman barang
  • Desain yang unik dan fungsional
  • Teknologi terkini
  • Teknologi dan material yang ramah lingkungan
  • Pelayanan pelanggan, pelayanan yang prima, pelayanan yang personal
  • Personalisasi
  • Pengalaman yang luar biasa
  • Dan lain-lain

 

#5 : Apakah Keunggulan Kompetitif tersebut Berkelanjutan ?

Keunggulan kompetitif tidak akan lagi menjadi sebuah keunggulan manakala kompetitor bisa menirunya, atau ada bisnis lain / produk lain yang memiliki fungsi yang sama dengan harga / biaya lebih rendah, atau yang memiliki fungsi lebih baik.

Jadi keunggulan bersaing akan berguna manakala keunggulan tersebut berkelanjutan, manakala tidak ada pesaing yang bisa menyamai apalagi melampauinya.

Jadi harus diidentifikasi, apakah competitive advantage tersebut bisa berkelanjutan ?, bagaimana cara untuk mempertahankannya dan meningkatkannya?.

Ada beberapa cara untuk membuat keunggulan kompetitif tersebut berkelanjutan, diantaranya :

Buatlah barrier atau pembatas yang bisa membuat kompetitor mengalami kesulitan untuk masuk dalam area bisnis kita, dengan demikian kita bisa melenggang sendirian di area tersebut.

Contoh, perusahaan dengan produk minuman, bisa menjalin kerjasama / kotrak kerja dengan hotel, untuk menggunakan produk minuman tersebut di seluruh jaringan perhotelannya.

Selama masa kontrak, kompetitor akan mengalami kesulitan untuk masuk di area bisnis tersebut.

Lakukan riset dan pengembangan produk yang didasarkan pada survey yang mendalam, terutama ke para pelanggan utama kita, kemudian lakukan adaptasi dengan keinginan dan harapan pelanggan, terutama untuk area keunggulan kompetitif kita.

Lakukan pengawasan terhadap kompetitor secara konstan, carilah segala sesuatu tentang kompetitor kita, pembaharuan-pembaharuan yang mereka lakukan, terutama saat mereka melakukan launching dan re-launching, atau berbagai program / event mereka lakukan.

Lakukan peramalan terhadap tren kedepan dalam industri kita, bisa dengan melakukan riset keinginan dan harapan pelanggan, mengikuti berbagai seminar tentang trend bisnis dalam industri kita, atau bergabung dengan asosiasi profesional setempat yang menawarkan pembicara dengan keahlian di bidangnya.

Demikian tadi sekilas pembahasan mengenai beberapa cara untuk mengembangkan competitive advantage produk atau bisnis kita.

Baca juga : Mengenal Keunggulan Bersaing (Competitive Advantages) Produk Kita

Terima kasih sudah berkunjung ke blog distribusi pemasaran dotcom, semoga ada manfaatnya.

 

Salam Sukses Sehat dan Bahagia


Untuk Anda :

Panduan Belajar bidang Distribusi & Pemasaran, FREE AKSES

Tools & Templates, yang dapat membantu meningkatkan Karir Anda

Consulting & Training Service, bidang Distribusi & Pemasaran


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*