9 Tip untuk Membuat Iklan lebih Efektif

ADVERTISING

Salah satu elemen komunikasi pemasaran dan bauran promosi adalah iklan atau advertising, yaitu aktivitas komunikasi pemasaran untuk mengenalkan, mengedukasi, atau meminta audience untuk melakukan sesuatu.

Hampir semua bisnis menggunakan iklan dalam berbagai bentuk dan untuk berbagai tujuan, dan salah satunya adalah iklan yang digunakan untuk membangun merek (brand building) dan menciptakan atau meningkatkan penjualan produk atau jasa.

Jadi iklan atau advertising adalah salah satu aktivitas komunikasi pemasaran dan bauran promosi dalam berbagai bentuk yang digunakan untuk berbagai tujuan, dan salah satu tujuan iklan atau advertising adalah untuk membangun merek (brand building) agar dikenal (brand awareness) dengan asosiasi merek tertentu (brand association) dan memiliki equitas yang tinggi (brand equity) untuk menciptakan penjualan.

Jadi sangat penting bahwa para profesional dan business owner memahami bagaimana menciptakan iklan yang lebih efektif.

Dalam artikel 9 tip untuk membuat iklan lebih efektif ini kita akan membahas :

  1. Stand-out
  2. Powerful headline
  3. An offering that can’t refuse (talk about benefits)
  4. Create an advertorial
  5. Risk-free
  6. Call to action
  7. Time limit, urgent
  8. Testimonials
  9. Contact Information

Iklan memiliki beragam bentuk, model dan media, diantaranya yang sering digunakan adalah televisi, radio, brosur, email, majalah / surat kabar, buletin, internet / blog / situs / portal, media social, sms dan lainnya.

Baca juga pembahasan promotion mix yang lain :

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat iklan yang efektif khususnya untuk print ad media :

# 1 : Stand-Out

Sebuah iklan harus tampak menonjol (stand out from the others / competitors), sehingga mampu menarik perhatian audience / konsumen.



Konsumen, setiap hari terpapar oleh ratusan hingga ribuan iklan, reklame, promosi dan lain sebagainya yang masuk kedalam otak, jadi jika tidak ada sesuatu yang istimewa dari iklan kita, maka iklan tersebut akan ikut menjadi tumpukan sampah yang siap terlupakan oleh konsumen.

Ada banyak elemen untuk menciptkan iklan yang stand-out, diantaranya adalah iklan yang unik, berbeda (konsep, tema, media, dll), kontra, trending topics dan sebagainya.

Selain itu sebuah iklan harus memiliki pernyataan yang menunjukan dirinya dan apa yang bisa diberikan oleh produk tersebut dalam tag line yang singkat yang dikenal sebagai USP atau unique selling proposition.

Berikut beberapa definisi tentang USP, yaitu :

Iklan harus membuat proposisi kepada target konsumen, dengan statement yang jelas yaitu beli merek produk bla bla bla dan dapatkan manfaat bla bla bla.

Sebuah USP haruslah sesuatu unik, beda dan tidak ada di kompetitor, unik dalam merek produk dan klaim produk dalam area kategori iklan tersebut.

Sebuah USP haruslah memiliki kekuatan untuk menggerakkan konsumen atau menciptakan pelanggan baru yang potensial.

Untuk menciptakan USP yang efektif dan powerful, kita harus memahami akan keunggulan kompetitif (competitive advance) dari produk atau jasa kita, apa yang membuatnya unggul, yang membuatnya berbeda, yang membuat konsumen harus menggunakannya, dan seterusnya.

# 2 : Powerful Headline

Konsumen terpapar iklan ratusan dan ribuan kali tiap harinya, dan setiap iklan hanya punya waktu sekian detik saja untuk menarik perhatian publik atau konsumen.

Sebuah headline atau judul iklan yang powerful dan attractive dibutuhkan untuk membuat publik memberikan perhatiannya, dan berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membuat powerful headline.

Do with an Effective Headline

Judul yang efektif, adalah judul yang bisa menceritakan hampir semua materi atau lebih dari separuh materi, tanpa membaca atau mendengarkan detail materi iklan.

Bahkan ahli periklanan David Ogilvy mengatakan, “On  average, five times as many people read the headline as read the body copy. When you have writen your headline, you have spent eighty cents out of your dollar.”

Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah, “Siapa target iklan kita, dan apa yang membuat mereka (target iklan tersebut) tertarik ?.”

Powerful Headline Come in Many Forms

Sebuah judul yang powerful bisa di buat dalam berbagai bentuk atau berbagai sudut untuk mengatakan hal sama, misal “reducing costs” untuk mengatakan peningkatan profit.

Contoh lain, “yakin air yang Anda minum bebas kuman ?”, untuk menanyakan hygienitas air minum.

Benefit and Double Benefit

Judul atau headline yang memberikan manfaat ganda sekaligus, kita harus ingat bahwa konsumen tidak membeli produk kita, tetapi membeli manfaat (membutuhkan manfaatnya).

Contoh “ingin wajah Anda putih merona ?”

Artinya konsumen membeli wajah putih merona, bukan krem pemutih.

Jadi perhatikan, “konsumen membeli kesegaran dan kelembutan bukan sabun kecantikan”  bedakan dengan “konsumen membeli kebersihan dan hygienitas bukan sabun kesehatan”.

Juga yang berikut, “konsumen membeli kesegaran dan keharuman, bukan parfurm atau deodorant”

Dari beberapa contoh diatas, tampak bahwa ada benefit yang harus diberikan ke konsumen dalam pesan sebuah judul.

Dan akan semakin powerful jika bisa memberikan benefit ganda sekaligus ke konsumen.

Dari contoh diatas “ingin wajah Anda putih merona dalam 7 hari ?.”

Disini kita menekankan klaim “memutihkan” dan klaim “waktu hanya 7 hari, bukan satu bulan atau tidak jelas kapan hasilnya akan dicapai”, dua benefit.

# 3 : An Offering that Can’t Refuse (Talk about Benefits)

Membuat headline yang tidak bisa ditolak atau sulit untuk ditolak, karena konsumen sebenarnya paling suka ketika mereka mendapatkan penawaran yang memiliki sesuatu yang tidak bisa ditolak.

Dikatakan penawaran yang tidak atau sulit untuk ditolak, adalah penawaran yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan konsumen.

Dalam banyak hal, seringkali konsumen tidak bisa menyadari, apa sebenarnya yang dibutuhkan atau yang benar-benar diinginkan, jadi bantu konsumen untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan tersebut.

Seorang karyawan yang sibuk, akan sangat tertarik dengan iklan makanan yang menawarkan makanan yang bisa dikirim, tetapi akan lebih tertarik dengan iklan “gratis pengiriman”.

Konsumen seringkali tidak menyadari, bahwa ada banyak benfit yang didapat dari jasa “gratis pengiriman” diatas, secara hanya akan menghitung bahwa di bisa menghemat ongkos kirimnya.

Apakah benar demikian ?.

Tidak, karena sebenarnya ada banyak benefit yang didapat oleh konsumen (karyawan) tersebut yang tidak disadarinya, diantaranya adalah :

  1. Ongkos kirim gratis, sudah jelas itu.
  2. Punya waktu tambahan, atau menghemat waktu, karena tidak harus keluar kantor.
  3. Hemat waktu atau tambahan waktu bisa di breakdown menjadi, bisa punya waktu lebih untuk ngobrol dengan teman.
  4. Punya waktu lebih untuk menyelsesaikan pekerjaan, kinerja lebih baik.
  5. Tidak harus kepanasan atau kehujanan atau terjebak macet yang penuh polusi.

Jadi semua benefit (atau yang dinggap paling penting) tersebut harus terkomunikasikan ke konsumen, sehingga konsumen bisa melihat manfaat yang sangat besar dari produk atau jasa tersebut.

# 4 :  Create an Advertorial

Advertorial sejatinya adalah iklan (advertisment) yang dibungkus dalam sebuah berita atau editorial, dengan kata lain, ini adalah sebuah iklan dalam artikel berita.

Mengapa hal ini penting ?, secara umum konsumen tidak akan atau sangat jarang membaca detail iklan, hanya headline dengan sedikit keterangan, setelah itu sudah.

Akan berbeda jika kita memberikan sesuatu kepada konsumen, sesuatu yang bermanfaat, atau minimal sebuah pengetahuan baru untuk konsume.

Sebuah advertorial akan mengulas sesuatu yang berhubungan atau yang relevan dengan iklan dari sebuah produk.

Contoh, advertorial tentang bagaimana cara menurunkan berat badan dengan alami, senam yang baik atau bagaimana cara membentuk tubuh yang indah, dari produk pelangsing badan.

# 5 : Risk-Free (Guarantee)

Konsumen seringkali merasa khawatir dengan produk yang hendak dibeli, mereka khawatir produk tersebut tidak seperti yang harapkan, mereka khawatir akan akan kualitas produk tersebut, merekan kuatir akan harga dari produk tersebut, dan sekian kekuatiran lainnya.

Iklan dapat menetralisir kondisi tersebut, dengan memberikan statement bahwa mereka bebas resiko, bahwa konsumen tidak perlu khawatir.

Salah satu cara untuk menghilangkan resiko dan rasa khawatir tersebut adalah adanya jaminan, jaminan atau garansi akan klaim dari produk tersebut.

Ada banyak bentuk garansi atau jaminan tersebut, yang paling sering kita dengar adalah jaminan mutu atau kualitas produk.

Tetapi bagaimana jika ternyata bukan masalah mutu atau kualitas yang menghantui konsumen, tetapi masalah harga yang terlalu mahal.

Tentu harus ada jaminan bahwa produk tersebut memiliki kelebihan sesuai dengan klaim yang diberikan, jika klaim mengenai harga termurah / kompetitif, maka berikan jaminan tersebut, dan bukti dari jaminan tersebut.

Misal jaminan uang kembali, jika konsumen menemukan produk serupa dengan harga lebih murah di sekitar lokasi tersebut.

# 6 : Call to Action

Sebuah iklan tidak bisa hanya menyampaikan penawaran saja, atau menceritakan / mendeskripsikan sekian keunggulan produk saja, tapi harus juga ada statement untuk take action.

Call to action ini adalah “ajakan bertindak”, atau permitaan untuk melakukan sesuatu atau dorongan yang diberikan ke konsumen untuk bertindak.

Iklan tersebut harus menggunakan serangkaian kata-kata yang menarik dengan bahasa yang persuasif untuk memberikan dorongan ekstra agar bertindak.

# 7 : Time Limits, Urgent

Ketika publik melihat sebuah iklan, banyak dari mereka yang berfikir nanti saja, meski bisa jadi mereka memang akan melakukannya.

Tetapi yang kita harus ingat, setiap saat konsumen di bombandir oleh ribuan iklan, sehingga bisa jadi konsumen akan mengubah keputusannya.

Iklan kita bisa dibuat mengandung unsur “segera” atau “terbatas”, yang intinya membuat konsumen untuk bertindak segera, saat ini juga.

Bentuk iklan urgenitas atau terbatas ini bisa disusun dengan berbagai macam model dan bentuk, ada yang dengan model to the point atau dengan sistem funneling.

# 8 : Testimonials

Salah satu bagian iklan terpenting adalah menciptakan dan membangun kepercayaan konsumen serta minat konsumen terhadap produk kita.

Sebuah iklan lebih sering adalah menyampaikan sebuah klaim, klaim akan fungsi, klaim akan mafaat, klaim akan harga yang kompetitif, klaim akan kemudahan dan lainnya.

Akan tetapi, seringkali konsumen merasa khawatir, kurang percaya akan klaim yang diberikan oleh iklan kita.

Jadi penting untuk membangun kepercayaan mereka bahwa merek produk perusahaan kita adalah pilihan yang tepat.

Kita dapat melakukan hal ini dengan menunjukkan ke konsumen bahwa orang lain juga menggunakan produk tersebut melalui testimoni.

# 9 : Contact Information

Seringkali kita melihat iklan yang cukup menarik, baik di majalah, poster, baliho atau media yang lain, tetapi kita kesulitan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, karena tidak ada kontak perusahaan yang jelas.

Kontak perusahaan ini sangat penting, karena setelah yang kita lakukan seperti diatas, dan konsumen sudah tertarik, dan hanya tinggal satu hal informasi lanjutan yang dibutuhkan oleh konsumen untuk take action, kita membuat kesalahan dengan tidak adanya kontak perusahaan.

Demikian pembahasan kita mengenai bagaimana membuat iklan lebih efektif dengan 9 tips berikut ini,

  1. Stand-out, iklan harus bisa menonjol, keluar dari kerumuman iklan produk sejenis.
  2. Powerful headline, judul yang mampu menceritakan / menyampaikan hampir seluruh materi iklan.
  3. An offering that can’t refuse, yaitu penawaran yang tidak bisa atau sulit ditolak, atau penawaran yang memberikan sekian benefit yang bisa memberikan solusi atas problem konsumen.
  4. Create an adertorial, sesekali juga diperlukan ulasan mengenai sesuatu yang relevan dengan iklan dari produk kita.
  5. Risk-free, iklan harus juga memberikan jaminan bahwa konsumen terbebas dari resiko dan kekhawatiran mereka.
  6. Call to action, iklan juga harus memiliki bagian yang meminta konsumen untuk melakukan sesuatu.
  7. Time limits & urgent, dengan memberi batasan dan unsur segera, maka konsumen dipaksa untuk bertindak sekarang juga, bukan nanti.
  8. Testimonials, untuk membangun kepercayaan publik, penting untuk menunjukkan ke konsumen mereka yang telah mengkonsumsi produk atau jasa kita.
  9. Contact information, terakhir adalah adanya kontak perusahaan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Distribusi Pemasaran dotcom, semoga mendapatkan manfaat.

Salam Sukses Sehat dan Bahagia.

>>>Anda dapat menelusuri artikel menarik lainnya melalui SITEMAP LINK ini
About Agus Octa 190 Articles
Agus Octa S, Praktisi dan Konsultan di bidang Distribusi dan Pemasaran.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*