Brainstorming – Metode untuk Menciptakan Ide yang Out of Box

brainstorming
brainstorming

Seiring waktu, maka perilaku dan cara berfikir kita akan terpola oleh akvititas sehari-hari kita, ada sisi baik, kita menjadi tertata dan terstruktur, termasuk bagaimana kita berfikir dan mengambil keputusan.

MOTIVATION – INSPIRATION

Sisi jeleknya adalah seringkali comfort zone tersebut menumpulkan otak dan cara berfikir kita yang menjadi tidak mampu menghasilkan ide-ide baru yang radikal yang out of box.

Ada beberapa cara untuk melatih otak dan cara berfikir kita untuk selalu mencari tantangan dan menghasilkan berbagai gagasan baru yang bisa jadi merupakan ide yang cemerlang.

Adalah brainstorming, sebuah teknik yang berguna untuk menghasilkan berbagai solusi dan cara berfikir yang kreatif untuk menyelesaikan permasalahan.

Brainstorming dipopulerkan oleh Alex F. Osborn pada dasawarsa 1940 an, dimana Osborn kerkeyakinan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berfikir kreatif atau memiliki kreatifitas.

Osborn mempelajari skill kreatif dan membuat empat aturan tentang brainstorming yang didesain untuk mengatasi batasan dan meningkatkan kemampuan kreatifitas karyawan , yaitu :

  • Tidak boleh ada kritik atas ide
  • Cari jumlah ide yang besar
  • Bangun pada tiap ide lainnya
  • Dorong ide yang liar, yang berlebihan

Teknik brainstorming ini sangat berguna untuk kita yang telah lama berada di zona nyaman dan ingin keluar dari zona tersebut, ingin meninggalkan cara berfikir yang begitu-begitu, yang selama ini kita jalani, untuk mencari dan menemukan cara-cara baru dalam memandang suatu permasalahan.

Brainstorming ini akan sangat efektif saat kita hendak mengembangkan sesuatu yang baru, yang berbeda dengan apa yang sudah pernah kita / perusahaan lakukan.

Atau saat kita hendak meningkatkan pelayanan kita ke pelanggan dimana pendekatan-pendekatan yang selama ini kita kerjakan kurang memberikan hasil yang significant.

Mengenal Brainstorming

Brainstorming adalah proses berfikir secara lateral, mengajak setiap orang untuk datang dengan berbagai ide-ide baru mereka, pemikiran baru dan yang mungkin akan tampak aneh, tidak mungkin dan gila.

Ide-ide yang tampak aneh, tidak mungkin, dan rada gila ini harus diolah sedemikian rupa agar menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Ketika sedang melakukan proses brainstorming, semua peserta diijinkan untuk memberikan pendapat apapun, apapun juga, dan tidak ada yang salah, tidak ada yang jelek, yang ada adalah ide yang mungkin masih mentah dan sangat mungkin sebagai triger untuk menemukan dan menciptakan ide-ide yang baru lagi.

Dalam melakukan brainstorming ini, dapat dilakukan secara sendiri-sendiri atau individual dan secara bersamaan atau berkelompok.

Saat melakukan brainstorming individual, maka kita akan cenderung menghasilkan ide-ide dalam jumlah yang banyak serta dalam berbagai bentuk yang tampak sangat tidak mungkin.

Melakukan individual brainstorming, membuat diri kita sangat bebas berkreasi tanpa ada rasa takut atau khawatir dengan pendapat orang lain, karena tidak akan ada mengkomentari apalagi protes atas fantasi dan aneka kreasi pemikiran kita.

Sedangkan dengan melakukan brainstormign secara berkelompok atau group brainstorming,  kendalanya adalah pikiran kita secara otomatis dibatasi oleh berbagai rambu dan perasaan khawatir atas pendapat orang lain.

Sebagai akibatnya kadangkala, group brainstorming hanya menghasilkan ide-ide yang terbilang biasa-biasa saja, tidak radikal, tidak out of box, karena memang peta pikiran kita di batasi oleh pendapat orang lain.


Bingung cara membuat KPI untuk Team Penjualan dan Pemasaran Anda?

Kini ada solusinya . . .

Telah tersedia Paket KPI Principal & Distributor yang cukup lengkap


Dan yang seringkali terjadi, ketika ada beberapa ide yang tidak biasa, maka sekilas akan tampak sebagai ide yang bodoh, ide yang tidak masuk akal, dan jika hal ini dibiarkan, maka proses pencarian ide akan mati disitu, tidak berlanjut karena yang bersangkutan juga ikutan merasa bodoh.

Akan tetapi, dengan brainstorming berkelompok, jumlah ide yang dihasilkan bisa sangat banyak, bisa sangat beragam, dan kadang bisa bertingkat atau meningkat sebagai akibat ide yang satu men-triger ide yang lain yang pada akhirnya semakin memuncak.

Dalam group brainstorming, maka pengalaman dan hasil pemikiran setiap orang dapat dilanjutkan oleh pengalaman dan pemikiran orang lain lagi, demikian seterusnya hingga akhirnya ide tersebut akan banyak dan memuncak.

Karena adanya kelebihan dan kekurangan tersebut, maka dalam melakukan brainstorming harus dengan metode yang benar, agar mampu menghasilkan berbagai gagasan yang cemerlang, keluar dari keseharian.

Teknik Brainstorming

Agar mampu menghasilkan ide yang top, ide yang diluar keseharian, gagasan yang out of box dan radikal yang bermanfaat, maka proses brainstorming harus dilakukan dengan metode yang benar.

Berikut adalah tahapan-tahapan yang sebaiknya dilakukan agar bisa melakukan brainstorming dengan benar yang akhirnya akan mampu menghasilkan ide atau gagasan yang cemerlang, radikal dan out of box.

  • Penetapan tujuan dari brainstorming, tujuan atau objective harus jelas, apakah hendak memecahkan sebuah permasalahan, atau hendak meningkatkan sebuah pelayanan, atau  sedang mencari sebuah opportunities. Penetapan tujuan yang baik adalah yang spesifik, lengkap dengan batasan-batasannya atau aspek apa saja yang harus dimasukkan, sehingga semua potensi akan terpandu ke satu arah.
  •  Pada saat proses brainstorming berlangsung, harus diarahkan pada tujuan diatas, dengan demikian maka proses diskusi tidak akan melebar kemana-kemana, karena jika tidak, bukan saja hasil yang akan melenceng jauh, tetapi proses akan menjadi tersendat dan bisa menyebabkan kegagalan.
  • Ketika peserta brainstorming memberikan ide, melontarkan gagasan yang mengarah ke objective baik langsung maupun tidak langsung, maka peserta lain atau siapapun tidak boleh memberikan kritikan. Kritik dalam bentuk umum akan menghambat proses berfikir atau menutup kreativitas, yang diijinkan adalah membantu membuka jalan peta pikiran seseorang dengan memberikan umpan.
  • Pastikan bahwa semua peserta memberikan sumbang saran, jika ada yang tidak memiliki gagasan sama sekali, maka bisa dibantu dengan memberikan beberapa triger, misal jika yang bersangkutan pada posisi tertentu, dan menghadapi situasi tertentu, dan hanya punya dua pilihan melakukan sesuatu atau terjadi sesuatu, maka apa yang akan dikerjakannya, dan seterusnya.
  • Cara terbaik untuk memunculkan ide adalah dengan menciptakan suasana yang menyenangkan, terbuka, saling menghargai, tidak ada bentuk kesalahan, dan minta semua peserta untuk memberikan sumbang saran sebanyak mungkin, mulailah dengan hal-hal yang sangat sederhana, terus dan terus hingga gagasan yang tidak masuk akal atau pun gila sekalipun harus ditampung.
  • Pada saat peserta memberikan ide atau menyampaikan gagasannya, maka untuk sementara cukup pada gagasan pokok saja, tidak perlu diberikan penjelasan terlalu panjang, karena hal ini bisa mempengaruhi ide orang lain untuk ikut atau larut dalam gagasan tersebut, dan bahkan bisa membunuh kreativitas peserta yang lain.
  • Ide atau gagasan yang telah ditampung, bisa juga digunakan untuk oleh peserta lainnya untuk menciptakan ide baru atau ide lanjutan, sehingga pada akhirnya akan semakin tajam dan memuncak.
  • Semua ide, gagasan atau sumbang saran harus dicatat dengan baik, cara terbaik adalah dengan menggunakan flip chart.
  • Hasil catatan dalam flip chart akan dievaluasi, dimulai dari yang paling sederhana dan paling mudah untuk dilakukan sampai dengan yang paling mustahil untuk dikerjakan.
  • Usahakan untuk juga mengundang peserta dari lintas departemen, hal ini untuk membantu memberikan ide dari sudut pandang yang berbeda sama sekali, sehingga hasil akan lebih kreatif dan lebih berwarna.

Dari uraian di atas, ada hal yang harus ditekankan, yaitu saat sesi brainstorming berlangsung, maka tidak boleh ada yang melakukan kritik atau interupsi atas ide seseorang, semua ide untuk sementara dianggap benar dan dianggap bisa diaplikasikan.

Baca juga :

Demikian pembahan kita mengenai brainstorming, sebuah proses untuk men-generate ide atau gagasan yang cemerlang, radikal dan out of box.

Terima kasih Anda sudah berkunjung ke blog distribusi pemasaran dotcom, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Salam  Sukses Sehat dan Bahagia



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*