Product Launch – Pengertian, Jenis dan Tahapan Dasar Peluncuran Produk

Agus Octa

PELUNCURAN PRODUK PRODUCT LAUNCH

Product launch adalah momen ketika perusahaan memperkenalkan produk baru mereka di pasar.

Product launch adalah aktivitas yang diselenggarakan perusahaan untuk meluncurkan produk – barang atau layanan baru- di pasar.

Dimana produk yang diluncurkan dapat benar-benar baru atau produk lama yang telah diremajakan.

Dan juga, product launch dapat dianggap sebagai strategi pemasaran untuk menarik konsumen dalam jumlah besar dan untuk meningkatkan penjualan produk.

Selain itu product launch juga digunakan untuk memperkenalkan fitur baru, fungsi baru, perubahan, gradasi dan inovasi lebih lanjut dari sebuah produk (barang) atau layanan.

Dalam lingkungan persaingan yang kompetitif ini, perusahaan harus menggunakan berbagai strategi yang mungkin untuk memaksimalkan penjualan produk mereka.

Itulah sebabnya, perusahaan akan menghabiskan banyak waktu untuk merencanakan peluncuran suatu produk,

Dan juga serangkaian acara diselenggarakan untuk membuat peluncuran produk tersebut sukses, baik dari sisi komunikasi pemasaran, branding, terlebih dari sisi penjualan yang memang merupakan tujuan tujuan utamanya.

Dalam melakukan product launch perusahaan harus mempersiapkan banyak elemen, untuk memastikan keberhasilan program atau tersebut, seperti :

  • Segmen dan target pasar yang hendak dilayani.
  • Positioning produk beserta messaging tagline-nya.
  • Fitur dan fungsi produk sesuai kebutuhan, keinginan dan harapan pasar yang dibidik.
  • Dampak yang berpengaruh (influential impact) dari peluncuran produk.
  • Tujuan peluncuran produk (goal of product launch).
  • Waktu dan tempat peluncuran yang tepat.

Elemen-elemen ini penting untuk memastikan product launch tersebut berhasil membawa produk ke pasar sesuai dengan tujuannya.

Seluruh aktivitas product launch harus direncanakan dan dikerjakan dengan matang, jauh sebelum produk benar-benar  kita distribusikan ke pasar.

Kita akan bahas lebih detail mengenai elemen-elemen yang dibutuhkan dalam product launch ini di artikel lain.

Plus Minus dari Product Launch

Product Launch - Pengertian, dan tahapannya

Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan product launch, perusahaan harus memahami plus minus dari aktivitas peluncuran produk tersebut.

(baca saat perusahaan memutuskan untuk menggelar acara peluncuran dengan semeriah mungkin).

Berikut ini beberapa dampak positif dannegatid dari event ini, :

Sisi Positif dari Product Launch

Persaingan pasar saat ini sangalah kompetitif, sehingga perusahaan harus rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk peluncuran produk mereka,

Tujuannya jelas, untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan untuk mendapatkan penjualan secara maksimal di periode awal produk diluncurkan.

Selain itu, dari sisi marketing, ada banyak hal positif yang bisa didapatkan merek, produk dan perusahaan itu sendiri.

Sebuah produk baru atau versi upgrade dari produk yang sudah ada dapat diperkenalkan kembali di pasar dengan antusias menggunakan acara peluncuran produk (product launch program / event).

Peluncuran produk yang terencana dengan baik, akan membantu produk untuk mencapai hal berikut ini:

#1. Menciptakan Kesadaran Merek (Brand Awareness)

Product launch atau peluncuran produk yang terencana dengan baik dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi pemasaran untuk membagun merek (brand buildin), terutama dari aspek kesadaran merek (brand awareness).

Gegap gempitanya sebuah event, dan peliputan oleh banyak media akan menciptkan gaung yang begitu besar dan meluas.

tidak saja audiens yang menjadi sasaran acara tersebut, bahkan publik (yang bisa jadi akan menjadi potential consummer) juga akan terkena dampaknya.

Minimal yang akan didapat adalah orang akan mengenal merek dan produk tersebut, bahkan company akan juga terbawa dalam aktivitas tersebut.

#2. Menciptakan Kebutuhan atau Keinginan (terhadap Produk)

Aktivitas ini selain bisa menciptakan kesadaran tentang merek produk, konsumen akan belajar tentang fitur atau fungsi yang ditawarkan produk tersebut.

Sebenarnya banyak produk yang akhirnya dibeli oleh konsumen, karena konsumen tiba-tiba menyadari bahwa dirinya membutuhkan atau setidaknya menginginkan produk tersebut.

Sebelumnya konsumen tidak terlalu memahami fungsi atau bagaimana aplikasi dari sebuah produk, tetapi begitu melihat acara tersebut, paham cara menggunakannnya, maka konsumen akan tertarik.

Lihat saja, product launch dari prpduk kecantikan (misal dekoratif) akan diikuti oleh serangkaian acara, salah satunya adalah demo produk.

Di momen ini konsumen seringkali belajar aplikasi atau manfaat dari sebuah produk.

Peluncuran produk yang tepat, dapat membantu konsumen membuat keputusan untuk membeli produk.

#3. Meningkatkan Citra Positif Perusahaan

Benar, aktivitas product launch dapat ikut meningkatkan citra positif perusahaan (company image) yang mengusung merek produk tersebut.

Kondisi ini tentu saja sangat menguntungkan dari sisi company, karena citra positif, akan memberi banyak kemudahan bagi perusahaan itu sendiri,

Termasuk jika nanti meluncurkan produk baru lagi, efffort yang dibutuhkan akan lebih kecil.

#4. Meningkatkan Penjualan di Awal Peluncuran Produk

Karena publik atau konsumen telah menyadari akan fitur dan benefit (merek) produk, maka tingkat pembelian konsumen akan tinggi, segera setelah produk diluncurkan di pasar.

Dengan cara ini, perusahaan dapat memperoleh sebagian besar dari pengeluaran yang mereka lakukan dalam produksi dan pemasaran produk.

Beberapa periode awal setelah peluncuran produk (product launch), adalah periode yang sangat penting untuk “meningkatkan” penjualan produk.

Beberapa perusahaan akan menerapkan strategi ini, dimana produk baru memiliki fitur-fitur terbaru dan harus dijual dengan harga penuh.

Dan seiring berkembangnya produk, perusahaan nantinya harus menurunkan harga produk untuk menjaga penjualan produk tetap tinggi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memulihkan biaya maksimum (mendapatkan penjualan yang tinggi) di peride awal peluncuran produk baru.

#5. Menciptakan Publisitas:

Product launch yang terencana dan terorganisir dengan baik merupakan sumber publisitas yang bagus untuk produk tersebut.

Orang menganggap produk bernilai tinggi jika diluncurkan dengan menggunakan taktik pemasaran yang tepat yang sesuai dengan produk dan pasar sasaran.

Misalnya, jika kita mengundang selebritas untuk meluncurkan produk kita, maka mayoritas pengemar (fans / follower) selebritas tersebut secara otomatis akan menyukai produk kita juga.

Selain itu, kita dapat menggunakan media untuk meliput dan menyiarkan peluncuran produk kita, sehingga dapat menjangkau lebih banyak audiens.

#6. Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya untuk Produk

Saat menjalankan product launch, kita harus membuat perkiraan akan kebutuhan produk.

Selain itu, kita juga harus merancang dan menerapkan strategi serta kebutuhan lainnya, seperti staf yang dibutuhkan dan pelatihan yang harus diberikan kepada mereka.

Sumber daya lain yang harus dipersiapkan adalah semua elemen yang mendukung proses distribusi produk.

Karena pada saat atau sebelum acara product launch dimulai, beberpa wilayah, beberapa saluran distribusi atau titik-titik penjualan tertentu harus sudah terisi produk.

#7. Meningkatkan Keunggulan Kompetitif

Dengan menyelenggarakan product launch, maka akan tercipta satu keunggulan kompetitif  atas pesaing kita di pasar.

Jika kita merencanakan peluncuran produk dengan benar, ditempat dan waktu yang tepat, maka hal ini dapat meningkatkan basis konsumen, bahkan pelanggan dengan lebih mudah,

Dimana hal ini dan dapat membuat orang memilih produk kita daripada produk pesaing.

Peluncuran produk dapat menciptakan citra positif produk, yang meningkatkan merek dan citra produk di pasar.

#8. Peluang dan Kemudahan Pengembangan Portofolio

Peluncuran produk yang tepat dapat memberi kita peluang yang lebih baik untuk mengembangkan bisnis kita.

Contoh, jika kita memiliki perusahaan rintisan (start up company), dengan meluncurkan produk kita, hal ini dapat memberi kita lebih banyak penawaran bisnis dari perusahaan dengan skala yang lebih besar dari kita.

Misalnya, mereka mungkin ingin berinvestasi di perusahaan kita berdasarkan perolehan pendapatan, atau mereka mungkin ingin mengakuisisi perusahaan kita.

Minus Point dari Product Launch

Ada sisi positif, pasti ada sisi negatif atau kekurangannya, termasuk dalam hal peluncuran produk (yang dilengkapi dengan acara yang besar).

#1. Pekerjaan Tambahan yang Tidak Mudah

Bagi beberap perusahaan, terutama dengan skala kecil, meluncurkan produk bukan pekerjaan yang mudah dan membutuhkan tenaga extra.

Beberapa perusahaan tersebut, tidak memiliki pengalaman tentang strategi product launch ini, karena memang ini bukan pekerjaan / aktivitas sehari-hari mereka.

Akibatnya, pilihannya adalah menggunakan pihak ketiga atau ditangani sendiri dengan bantuan advice dari sana sini.

Saat ditangani sendiri inilah, mereka para staf ini, akan merasakan beratnya proses peluncuran produk tersebut.

Ditambah tuntuntan bahwa proses tersebut harus berjalan sukses, tentu ini bukan pekerjaan yang mudah.

#2. Tenaga Ahli Eksternal

Penting untuk merencanakan peluncuran produk dengan benar, jika kita menginginkan hasil yang maksimal dari event ini.

Perencanaan yang baik, mungkin mengharuskan kita memiliki tim ahli yang dapat menyusun product launch dengan sukses.

#3. Pengeluaran Tambahan

Menyusun perencanaan, persiapan, dan mengorganisasi peluncuran produk bisa menjadi acara yang mahal yang mungkin membutuhkan anggaran tersendiri.

Kenyataannya tidak semua perusahaan, terutama skala UKM yang memiliki anggaran terpisah, sehingga pengadaan anggaran ini menjadi beban biaya tersendiri.

#4. Dapat Menimbulkan Dampak Negatif

Sekali lagi, product launch bagi beberapa perusahaan bukan pekerjaan yang mudah,

Jika peluncuran produk ini salah, alih-alih menciptakan citra merek yang positif, hal itu akan berdampak negatif pada citra merek.

#5. Ide Dapat Ditiru Kompetitor

Aktivitas product launch tidak selalu pada saat produk sudah ready untuk dijual ke konsumen umum.

Seringkali perusahan meluncurkan versi awal, dengan minimal feature untuk mendapatkan feedback dari konsumen / pasar seacara langsung.

Artinya produk belum benar-benar diluncurkan ke pasar.

Kondisi ini seringkali dimanfaatkan oleh kompetitor untuk meniru atau mencuri ide produk tersebut untuk diaplikasikan di produk baru mereka.

Hal ini tidak hanya dapat memengaruhi perolehan pendapatan kita, tetapi juga memberikan pilihan kepada orang-orang untuk memilih dari berbagai opsi yang tersedia.

Tools & Templates

Bentuk Peluncuran Produk

Ada beberapa bentuk atau jenis peluncuran produk, yang bisa kita gunakan sesuai dengan kondisi dan tujuan peluncuran produk tersebut.

#1. Soft Launching

Soft launching merupakan uji coba peluncuran produk, atau atau produk yang masih dalam versi uji coba.

Tujuan dari soft launching adalah untuk memeriksa kinerja produk, kualitas produk dan untuk mendapatkan feedback dari pelanggan / tester.

Untuk digunakan melakukan perubahan yang diperlukan, seperti peningkatan kualitas, penetapan harga produk sebelum meluncurkannya secara menyeluruh untuk semua pelanggan.

Soft launching suatu produk biasanya dilakukan di area tertentu atau untuk target audiens yang terbatas.

#2. Grand Launching

Grand launching merupakan kelanjutan dari soft launching, dimana produk dinyatakan sudah siap dikonsumsi oleh semua konsumen sasaran.

Sesuai dengan namanya, grand launching biasanya dihelat dengan cukup meriah, dan merupakan puncak dari aktivitas peluncuran produk.

Tujuan dari grand launching suatu produk adalah untuk mengkomunikasikan keberadaan produk tersebut, menarik perhatian pelanggan dan mendongkrak penjualan produk segera setelah diluncurkan.

Aktivitas grand launching seringkali akan diikuti oleh serangkaian acara yang bersifat road show ke beberapa wilayah pemasaran yang dinggap bisa mewakili.

#3. Re-Launching

Relaunching merupakan upaya perusahaan untuk mengenalkan kembali merek produk ke pasar.

Biasanya ada beberapa alasan mengapa (merek) produk harus menjalani relaunching, seperti :

Produk mengalami perubahan / pergeseran segmen pasar yang disasar (resegmentation).

Produk mengalami peremajaan / rejuvenasi, sebagai upaya perusahaan untuk menyesuaikan produk dengan pasar yang dilayani.

Produk mengalami penambahan fitur atau perubahan fungsi tambahan produk yang cukup significant.

Tahapan Dasar dalam Produk Launch

[kita bahas segera …]

Artikel terkait :

Mau Launching Produk Baru, Baca Tips Berikut ini

Susahnya Mengenalkan Produk Baru

Leave a Comment