Salesmanship #1 : Mengenal Dunia Penjualan (bagi Salesman Pemula)

sales-executive-careers
sales-executive-careers

SALESMANSHIP – KARIR DI DUNIA PENJUALAN

Sales Executive atau Salesman biasa disebut sales engineer, account executive, marketing executive, detailman, detailer, medrep, account officer, wiraniaga, tenaga penjualan, marketing dan entah apalagi sebutan bagi mereka yang bergelut dengan dunia penjualan (dan pemasaran) ini, tetapi intinya mereka adalah seseorang yang bekerja untuk melakukan atau mendapatkan penjualan.

Definisi (salesman definition) sales executive adalah seseorang yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada konsumen dengan cara-cara tertentu dan untuk suatu harga tertentu.

Menjadi sales executive seringkali dipandang sebelah mata, ada anggapan miring tentang profesi ini, mereka beranggapan, ini adalah profesi terakhir setelah profesi yang lain tidak didapatkan.

Anggapan ini tentu saja salah besar, menjadi sales executive adalah pekerjaan yang sangat menjanjikan, jabatan ini tidak begitu diminati karena memang tidak mudah, dibutuhkan mental yang baik dan keberanian untuk bisa berhadapan dengan sekian konsumen secara langsung.

PERANAN SALESFORCE DALAM PERUSAHAAN (BISNIS)

Peranan dari salesforce di dalam perusahaan atau bisnis sangatlah penting, karena merekalah yang melakukan kegiatan penjualan dan distribusi barang dan jasa yang dihasilkan jutaan produsen skala kecil, menengah dan besar di seluruh dunia.

Tanpa peran serta salesforce, perusahaan tidak akan mampu menjual produk secara keseluruhan, dan coba bayangkan jika perusahaan hanya menghasilkan produk saja, tanpa adanya penjualan.

Salesforce adalah mereka yang menghantarkan produk ke pelanggan, atau mendekatkan produk ke pelanggan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan (konsumen).

Ambil contoh perusahaan mobil, perusahaan tersebut bisa berdiri dan menghasilkan barang (mobil) yang bagus, sesuai dengan yang dibutuhkan konsumen karena ada andil salesman.

Mobil tersebut bisa sampai ke tangan konsumen karena ada sekian salesforce, sekian sales executive yang telah bekerja untuk menawarkan produk (mobil) ke konsumen sasaran.

Dan pabrik mobil, bisa membuat mobil yang bagus, karena jasa sales executive juga, lihat bagaimana mereka mendapatkan plat baja dari perusahaan lain, lewat penjualan dari sales executive pabrik baja.

Bagaimana pabrik mobil mendapatkan cat dan vernis yang baik, dari penjualan sales executive pabrik cat, dan bagaimana mereka mendapatkan material lain seperti kaca, karet, dan aneka barang dalam bentuk spare part, juga atas jasa sales executive pabrik tersebut.

Dalam proses perdagangan, akan terjadi siklus yang di mulai dari uang hingga menjadi uang lagi, yaitu :

  • Uang (investasi dan operasional)
  • Produk Barang atau Jasa (hasil produksi atau pembelian dari supplier)
  • Penjualan dan distribusi  ===> aktivitas sales executive
  • Uang (hasil penjualan barang atau jasa)

Itu adalah gambaran proses bisnis secara sederhana, bagaimana sebuah aset berputar, dimulai dari uang, menjadi bahan dasar (raw material) diproses menjadi barang setengah jadi dan barang jadi.

Keduanya barang setengah jadi dan barang jadi akan di jual lagi atau didistribusikan, bisa ke enduser, bisa juga ke distribution channel oleh tenaga penjualan atau sales executive.

Dari channel distribusi, barang akan dijual ke channel distribusi berikutnya atau ke end user oleh sales excutive.

Jadi peranan sales executive atau salesman atau salesforce dalam sebuah bisnis sangatlah penting, tanpa mereka perusahaan atau bisnis tidak akan bisa bergerak.

Hampir semua perusahaan memiliki sales executive, mungkin sebagian dari kita hanya mengenal salesman yang berjalan di depan rumah menawarkan barang ke kita (orang rumahan).

Berikut beberapa jenis perusahaan dan aktivitas penjualannya, seperti :

  • Pabrik (manufaktur) B2C,
    • Tenaga penjualannya biasa disebut Salesman / Sales Executive (SE) / Account Executive (AE)
    • Tugas menjual hasil produksi (produk) pabrik, ke konsumen baik langsung maupun melalui saluran distribusi (outlet / toko)
    • Contoh pabrik rokok, pabrik sabun, pabrik tepung, pabrik eletronik (TV, Kulkas, Komputer) plus jasa pasca penjualan, dll.
  • Pabrik (manufaktur) B2B,
    • Tenaga penjualannya biasa disebut Salesman / Sales Executive (SE) / Sales Engineer (SE) / General Industrial SE / Services Sales Executive (SSE)
    • Tugas menjual hasil produksi (produk) pabrik, ke konsumen komersial yang berbentuk industri lainnya.
    • Contoh pabrik bahan kimia industri, pabrik plat baja, pabrik karet, dll.
  • Distributor  / Agen / Pedagang Besar,
    • Tenaga penjualannya biasa disebut salesman / Wholesaler Sales  Executive (SE-WH) / Dist. Salesman (SLD) / Territory Salesman (TS)
    • Tugas menjual barang perusahaan ke konsumen, baik secara langsung maupun melalui saluran distribusi (outlet / toko)
    • Contoh distributor susu, distributor sabun, distributor mie instant, distributor diapers, distributor produk kecantikan, dll.
  • Pabrik Obat dan Alkes,
    • Tenaga penjualannya biasa disebut MedRep / MR (Medical Representative), Detailer, MSR (Medical Sales Representative) , Service Sales Executive (SSE)
    • Tugas menjual obat dan alat kesehatan ke konsumen, seperti apotik, toko obat, rumah sakit, poliklinik, laboratorium, kadang langsung ke tenaga medis melalui PBF.
    • Contoh pabrik obat maag, pabrik obat sakit kepala, pabrik kursi roda, pabrik perlengkapan laborat, dll.
  • PBF (Pedagang Besar Farmasi),
    • Tenaga penjualannya biasa disebut MedRep / MR (Medical Representative), Detailer, MSR (Medical Sales Representative), Sales Representative (SR)
    • Tugas menjual obat dan alat kesehatan ke konsumen, seperti apotik, toko obat, rumah sakit, poliklinik, laboratorium, kadang langsung ketenaga medis.
    • Contoh PBF / Dist obat maag, PBF / Dist obat sakit kepala, PBF / Dist kursi roda, PBF / Dist perlengkapan laborat, dll.        
  • Mall / Departemen Store (Gedung / Building),
    • Tenaga penjualannya biasa disebut Sales Executive (SE) / Tenant Sales Executive (TSE) / Tenant Marketing (Marketer)
    • Tugas menjual lokasi (gerai) ke para tenant
    • Contoh pengelola gedung mall, dept store dll.
  • Toko / Mini Market / Super Market,
    • Tenaga penjualan biasa disebut Sales Counter (SC) / Field Salesman (FS) / Salesman (Marketer)
    • Tugas menjual produk / barang dari toko tersebut ke konsumen (end user)
  • Apotik / Toko Obat / Toko Alkes,
    • Tenaga penjualan biasa disebut salesman / Field Salesman / Front Liner / Service Sales Executive
    • Tugas menjual produk ke konsumen (end user)
  • TV Media
    • Tenaga penjualan biasa disebut Telesales / Telemarketing
    • Tugas menjual produk dan melakukan demo ke konsumen (end user)
  • Dan masih banyak lagi, seperti MLM, dimana anggota atau up-liner / down-liner sebenarnya juga salesman, kemudian Agen / pabrik yang menjual produk secara langsung (direct selling) ke konsumen, dimana salesman akan melakukan penawaran dan penjualan secara ke konsumen (door to door).

Perusahaan apa yang tidak ada salesman-nya, ada memang, tapi tidak banyak, karena jika perusahaan tersebut masuk dalam sebuah bisnis, maka akan ada proses bisnis atau perdagangan dimana disitu akan ada aktivitas sales.

“Satu-satunya divisi yang menghasilkan Uang dalam arti kata sebenarnya, adalah divisi Penjualan (sales division). Divisi lain bisa menghemat biaya, tetapi tidak bisa menciptakan aliran dana masuk. Fokus pada divisi Sales, dapat memberikan pemasukan yang berkesinambungan bagi perusahaan Anda”

Masih kurang pede jadi salesman atau sales executive ?

MENGENAL BIDANG PENJUALAN

Sekarang kita akan membahas lebih jauh, sebenarnya ada berapa banyak tipe atau bidang kerja untuk salesman ini ?.

Jujur saya sendiri tidak tahu, ada berapa banyak bidang kerja untuk tenaga penjualan ini, tetapi kalau dikelompokkan, semua salesman atau sales executive, maka mereka akan masuk dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  • Salesman bidang kerja industrial
  • Salesman bidang kerja distribusi atau merchant
  • Salesman bidang kerja consumer atau langsung ke konsumen

Industrial Salesforce (B2B)

Salesman atau tenaga penjualan yang bergerak dibidang industrial ini dikenal juga salesman B2B (business to business), artinya salesforce ini akan melayani atau memiliki konsumen dalam bentuk industri atau komersial.

Industri ini ada banyak ragamnya, seperti :

  • Suku cadang baik untuk kendaraan maupun untuk mesin lainnya, seperti valves, bearing, gears, boly n nuts, dan lain sebagainya.
  • Mesin produksi untuk pabrik, beserta teknologinya.
  • Peralatan dan perlengkapan kantor, seperti komputer, kalkulator, telpon-copy-fax, meja, kursi, kabinet, dan lain sebagainya.
  • Bahan baku, seperti CPO (crude palm oil), raw rubber, kopi, gula, bumbu masakan, cengkeh dan lain sebagainya.
  • Bahan setengah jadi seperti biji plastik, biji besi, plywood, alumunium, plat baja dan lain sebagainya.
  • Barang kebutuhan sehari-hari seperti bahan baku detergent, bahan baku rokok, bahan baku sabun, bahan baku pasta gigi, bahan baku snack dan biscuit, dan lain sebagainya.

Disini sales executive akan menjual produk tersebut ke pabrik atau industri lainnya untuk diolah lebih lanjut menjadi barang jadi atau digunakan oleh pemakai akhir dalam bentuk industri.

Secara umum salesman atau sales executive yang bergerak di industrial atau B2B terbagi lagi dalam tiga golongan, yaitu :

  • General Industrial Sales Executive
  • Sales Engineer
  • Service Sales Executive

General Industrial Sales Executive

General industrial sales executive adalah sales force yang bekerja di industri yang bergerak dalam bidang produsen manufaktur, pedagang besar, perusahaan pialang, agen dan lain sebagainya.

Salesforce ini akan menjual produk atau barang dari perusahaan tersebut ke pemakai akhir atau end user dalam hal ini pabrik atau industri, contoh mesin pabrik.

Juga dijual kepada pedagang komisioner atau pedagang besar / grosier lainnya, dimana barang akan dijual lagi.

Jumlah konsumen atau pelanggan dari salesforce bidang general industrial tidak banyak, tetapi value dari barang yang dijual sangat besar, dan membutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu bahkan bisa bulanan untuk melakukan closing penjualan.

Sales Engineer

Sales engineer sebenarnya mirip dengan sales executive yang dibidang general industrial, cara kerja dan suasana kerja juga sama persis.

Perbedaannya adalah untuk sales engineer biasanya akan menjual produk yang cukup spesifik dan membutuhkan pengetahuan teknis yng cukup dalam.

Jadi sales engineer adalah salesperson (general industrial) yang memiliki pengetahuan khusus untuk menjual produk yang khusus atau spesifik.

Para karyawan yang bekerja sebagai sales engineer, dituntut memiliki pengetahuan yang cukup dibidang yang sesuai dengan produk yang dijual, seperti pengetahuan teknis mesin, pharmasi, elektro, kimia, teknik sipil dan lain sebagainya.

Sales engineer biasanya bukan saja berfungsi menjual produk perusahaan, tetapi harus bisa menjadi mitra kerja atau konsultan dari konsumen atau pelanggan, itulah sebabnya dibutuhkan pengetahuan teknis yang cukup untuk menjadi sales engineer ini.

Service Sales Executive

Salesman yang biasa disebut service sales executive (SSE) ini memang jarang kita temukan, karena biasanya perusahaan sudah menggunakan sales engineer (SE) untuk memasarkan / menjual produk mereka yang membutuhkan pengetahuan teknis spesifik.

Namun sebenarnya service sales executive ini memiliki tugas menjual produk yang memiliki atau mengutamakan hubungan jangka panjangg dalam pelayanan atau service, contoh :

  • Frezzer (biasanya frezzer kapasitas besar untuk industri)
  • Aircon (biasanya juga untuk aircon yang terpusat, yang biasa dipake di industri / perusahaan)
  • Mesin cuci (sama dengan diatas, biasanya yang untuk usaha laundry)

Artinya setelah konsumen (industri /perusahaan / institusi) membeli barang, hubungan tidak berhenti disini, karena memang SSE juga menjual jasa pelayanan after sales, baik untuk perawatan dan pemeliharaan maupun untuk perbaikan.

Tentu saja dalam praktek, proses perawatan, pemeliharaan dan perbaikan akan dilakukan oleh teknisi perusahaan setempat, namun komunikasi seringkali dilakukan oleh SSE.

Jadi seorang SSE juga dituntut menguasai aspek tenis dari produk yang dijual, meski tidak seberat sales engineer atau teknisi.

Distribution Salesforce (Merchant / Dist. Channel)

Salesman atau tenaga penjualan yang bergerak dengan bidang spesialisi distribusi atau sales to trader, artinya penjualan yang dilakukan tidak langsung ke konsumen pemakai akhir, tetapi ke saluran distribusi dibawahnya atau dikenal dengan nama outlet (saluran keluaran).

Salesman seperti inilah yang paling sering kita lihat, mereka banyak menghampiri berbagai jenis toko, baik di sektor modern seperti mini market, supermarket, horeca  maupun tradisional seperti toko kelontong, baik grosir maupun retail.

Sales dengan spesialisi bidang distribusi biasanya dibagi lagi, yaitu :

  • Sales Grosir  (Wholesales Salesforce), melayani toko, outlet grosir, sub-dist, agen atau lainnya yang pembeliannya dalam skala besar, dan penjualannya secara partai
  • Sales Retail (Retailer Salesforce), melayani toko, outlet pengecer atau mereka yang pembeliannya dalam skala sedang dan penjualannya secara eceran.
  • Sales Motoris, melayani toko, outlet kecil, dimana pembelian hanya beberpa biji (satuan kecil, dibawah satu karton) dan dijual dengan satuan kecil juga.

Selain itu masih ada satu lagi, yaitu sales promotor atau sales promotion, dimana sales ini punya tugas untuk membantu principal membuka area baru atau membuka outlet baru.

Sales bidang ini kadang dibentuk secara sementara saja, biasanya saat ada produk baru (launching) atau saat akan membuka area baru dan atau saluran distribusi baru.

Salesman spesialisasi bidang distribusi adalah yang paling umum, nama atau jabatan mereka sangat bervariasi, tergantung dari jenis perusahaannya.

Untuk consumer goods atau fast moving consumer goods, mereka dikenal dengan nama salesman, sales executive, account sales, account executive, territory sales representative, area sales representative, medical representative, detailer, brand advisor , sales promotion dan seterusnya.

Jenjang karir mereka juga jelas, yaitu dimulai dari level operasional seperti diatas, kemudian naik ke level supervisor seperti sales supervisor, area sales supervisor, sales promotion supervisor, area sales promotion supervisor, territory sales supervisor, key account supervisor, account supervisor dll.

Pada level berikutnya mereka bisa menduduki berbagai jabatan di level manager, seperti area sales manager, district manager, sales manager, sales promotion manager, regional sales manager, bahkan national sales manager.

Baca juga :

Consumer Salesforce (Direct Selling)

Salesman atau tenaga penjualan spesialisasi consumer atau dikenal dengan direct selling / penjualan langsung ke konsumen akhir.



Atau kadang disebut direct sales executive ini adalah tenaga penjualan spesialisasi consumer yang biasanya bekerja pada perusahaan yang memasarkan atau menjual produk mereka langsung ke konsumen biasa (bukan industrial).

Spesialisai bidang ini biasanya terbagi lagi menjadi :

Retail Consumer salesforce, melayani pedagang eceran, toserba, outlet special dll., sama dengan retailer salesforce.

Bedanya biasanya retailer salesforce adalah bagian dari perusahaan atau divisi yang bergerak dibidang distribusi (distributor) atau pedagang besar.

Sedangkan retail consumer salesforce, biasanya adalah team dari principle yang melakukan aktivitas penjualan langsung ke konsumen plus pemasaran tentunya.

Seringkali mereka bertrabrakan dengan team dari distributor, untuk menghindari hal ini biasanya dibedakan pada saluran distribusi atau tingkat aktivitasnya.

Artinya saat outlet masih belum aktif atau masih konsumen biasa, maka akan di-handle oleh team retail consumer, akan tetapi setelah besar akan diserahkan ke team distributor.

Cara kerjanya hampir sama dengan team promosi penjualan (sales Promotion team) dari principle.

Speciality Salesforce, melayani konsumen secara langsung, dimana speciality salesforce in harus menguasai product mereka dengan sangat baik, mirip sales engineer di industrial salesforce.

Tenaga penjualan tipe ini biasanya banyak bekerja di sektor jasa, perbankan, asuransi, perusahaan pemegang franchise dll.

Yang jelas dibutuhkan pelatihan khusus untuk menguasai product knowledge, market segment dan technical approach nya.

Door to Door Salesforce, salesman atau tenaga penjualan spesialisasi door to door, adalah mereka yang melayani konsumen secara langsung dengan cara mendatangi rumah, kantor atau lokasi yang ramai dimana konsumen yang sesuai target mereka.

Biasanya mereka datang tanpa ada janji ketemu terlebih dahulu, menawarkan produk khusus, biasanya untuk keperluan rumah tangga atau perkantoran yang bersifat praktis, seperti vacum cleaner, kompor portable lengkap, voucher dan lain-lain.

Baca juga :

KARIR DALAM DUNIA PENJUALAN

Kita sudah mengenal spesialiasi bidang kerja didunia salesman, yaitu di industrial, distribusi atau merchant dan consumer atau direct sales.

Sekarang yang menjadi pertanyaan, bagaimana sebenarnya karir didunia penjualan ini, apakah terang dan menjanjikan ataukah suram dan tidak jelas.

Yang jelas, hampir sama dengan bidang kerja yang lain, semua tergantung kita sendiri, jika kita mau berusaha dengan keras, bekerja dengan sungguh-sungguh, selalu meng-update skill dan knowledge kita, maka karir kita juga akan bersinar terang.

Sales atau penjualan itu bagian dari marketing, dan marketing adalah separuh science dan separuhnya art, jadi sales atau penjualan ada ilmunya ada seninya juga.

Artinya saat kita memutuskan untuk berkarir di dunia penjualan, maka kita juga harus melatih sales skill kita, kita harus meng-update knowledge tentang penjualan kita, itu jika kita meningkatkan kemampuan kita.

Berikut adalah beberapa posisi atau level yang ada di dunia penjualan secara umum, yaitu :

Tingkat Operasional (Operational Level)

Ini adalah level dasar tenaga penjualan, mereka melakukan aktivitas operasional penjualan secara langsung, dan pada level inilah kita biasanya belajar untuk menjadi salesforce.

Salesforce menjalankan aktivitas operasional penjualan, dengan tujuan mencapai target penjualan (dan target lainnya) dengan mengikuti arahan atasan langsung (supervisor) maupun tidak langsung (manager) berdasarkan strategi penjualan dan kebijakan serta prosedur yang telah ditetapkan.

Ada banyak jenis dari salesforce pada level ini, semua sesuai dengan fungsi masing-masing, seperti sales motoris, sales kanvas, sales taking order, account sales, medrep, detailer, sales reps, sales promotion dan lain sebagainya

Tingkat Supervisor (Supervisor Level)

Pada level berikutnya adalah sales supervisor, yang memiliki tugas utama melakukan supervisi (memastikan semua kebijakan, strategi dan prosedur yang berlaku dijalankan dengan benar) terhadap team yang berada dibawahnya.

Diperusahaan yang besar level supervisor ini biasanya akan terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu :

  • Junior Supervisor atau seringkali disebut Supervisor saja
    • Biasanya bertanggung jawab terhadap wilayah kerja (sub-area) yang terdiri dari beberapa kecamatan atau satu kota/ kabupaten, atau satu cluster /  satu segment / satu saluran distribusi saja.
    • Jabatan yang umum adalah Sales Supervisor (SS), Territory Sales Supervisor (TSS), Area Sales Supervisor (ASS), dll.
    • Membawahi beberapa sales operasional, seperti AE, SE,TO, Kanvas, Motoris, dst.
  • Senior Supervisor atau kadang disebut First Line Manager (FLM)
    • Biasanya bertanggung jawab terhadap beberapa kecamatan atau satu kota /kabupataen atau satu atau lebih cluster / segmen / saluran distribusi.
    • Jabatan yang umum adalah Distric Manager (DM), Senior Sales Supervisor (Sr-SS)
    • Membawahi beberapa sales operasional, seperti AE, SE,TO, Kanvas, Motoris, dst.

Tingkat Manajer (Manager Level)

Tingkat berikutnya setelah supervisor adalah manager, dimana secara garis besar tugas dari manager ini adalah mengatur atau mengelola semua aktivitas penjualan, dimulai dari membuat perencanaan penjualan, penyusunan strategi penjualan dan implementasinya, pengendalian, pemantauan dan evaluasi atas semua aktivitas dan program kerja divisi penjualan.

Biasanya pada tingkat manajer ini akan dibagi lagi dalam tiga bagian, yaitu :

  • Junior Manager (Firstline Manager)
    • Biasanya bertanggung jawab terhadap wilayah kerja (area) yang terdiri dari satu atau lebih kota / kabupaten.
    • Jabatan yang umum adalah Area Sales Manager (ASM), Territory Sales Manager (TSM), Branch Sales Manager (BSM), dan lain-lain
    • Bertanggungjawab untuk mengelola beberapa Sales Supervisor, Distric Manager atau posisi / jabatan setingkat dan sekian tenaga penjualan level operasional.
  • Manager
    • Biasanya bertanggung jawab terhadap wilayah (regional) yang terdiri dari satu atau lebih propinsi.
    • Jabatan yang umum adalah Sales Manager (SM), Regional Sales Manager (RSM), Divisional Manager (DM), dan lain-lain.
    • Bertanggung jawab mengelola team yang terdiri dari beberapa junior manager, sperti ASM, TSM, BSM beserta semua team dibawahnya.
  • Senior Manager
    • Biasanya bertanggung jawab terhadap wilayah (nasional) yang terdiri dari sekian propinsi, nasional atau beberapa negara di satu benua.
    • Jabatan yang umum adalah Sales Marketing Manager (SMM), National Sales Manager (NSM), GM-Sales, Country Manager (CM) dan lain-lain.
    • Bertanggung jawab terhadap semua team dalam wilayah tersebut.

Demikian pembahasan kita mengenai dunia penjualan bagi salesman pemula atau mereka yang ingin mengetahui seputar dunia penjualan secara dasar.

Bagi mereka yang baru menapakkan karir di dunia penjualan, kami berharap Anda akan memahami bahwa bidang kerja penjualan sangatlah luas dan memiliki jenjang karir yang bagus, dimulai dari level operasional, level supervisor sampai level manager.

Bahkan di beberapa perusahaan divisi penjualan atau departemen penjualan jenjang karir bisa sampai level direktur (sales director).

Hal ini menunjukan betapa penting bidang kerja ini di sebuah bisnis atau perusahaan, bahkan ada perusahaan yang mengkhususkan bergerak di bidang distribusi dan penjualan, dengan formasi dimulai dari level operasional, level supervisor, level manager (2-4 tingkat) dan level director (sd 2 tingkat).

  • Level Operational :  Sales TO, Sales Account, Sales Canvass, Sales Taskforce / Motoris.
  • Level Supervisor : Sales Supervisor, Sales Promotion Supervisor, Taskforce Leader / Supervisor.
  • Level Manager : Sales Junior Manager, Sales Manager, Sales Promotion Manager, Branch (Sales) Manager.
  • Level Senior Manager : Regional Sales Manager, Regional Manager, GM-Sales, Nasional Sales Manager
  • Level Direktur : Sales Director, Operational Executive Director, President Director (perusahaan distribusi dan penjualan).

Terimakasih sudah berkunjung ke blog Distribusi Pemasaran dotcom, semoga Anda mendapatkan manfaat, dan kami tunggu komentar positifnya.

Salam Sukses Sehat dan Bahagia


Untuk Anda :

Panduan Belajar bidang Distribusi & Pemasaran, FREE AKSES

Tools & Templates, yang dapat membantu meningkatkan Karir Anda

Consulting & Training Service, bidang Distribusi & Pemasaran


1 Comment

  1. Ternyata jenjang karir didunia sales cukup menantang sekaligus menggiurkan.
    Apalagi kalau sudah ngomong komisi dan bonus ,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*