Email Marketing : 7 Langkah Strategis untuk Hasil yang Maksimal

email-penawaran

DIGITAL MARKETING – EMAIL MARKETING STRATEGY

Surat elektronik atau email saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, sama dengan akun sosial media atau website, hampir setiap orang yang melek internet telah memilikinya.

Jika dulu email hanya dimiliki oleh perusahaan atau mereka yang memiliki usaha (bisnis), tidak pada saat ini, saat dimana internet telah menjadi bagian dari kehidupan kita.

Artinya email ini memiliki potensi yang sangat besar bagi sebuah bisinis, bagi mereka yang bisa memanfaatkannya, karena dengan email kita bisa menjangkau mereka kapan saja, dimanapun mereka berada.

Itulah sebabnya, memiliki database email, sama pentingnya dengan memiliki database pelanggan, bahkan email memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh database yang lain.

Dalam artikel pendek berikut ini, kita akan sedikit mengulas tentang email marketing sebagai sebuah strategi pemasaran digital (digital marketing) untuk membuat penawaran yang bisa menciptakan dan meningkatkan penjualan.

Kita akan membahas secara singkat mengenai komponen apa saja dalam email marketing yang harus diperhatikan agar surel ini berdampak maksimal untuk mencapai tujuannya.

Pembahasan lebih detail dari setiap komponen akan kita lakukan di artikel berikutnya yang merupakan series atau lanjutan dari artikel ini.

MENGAPA EMAIL MARKETING

Mengapa email marketing, artinya apa saja kelebihan yang dimiliki oleh email marketing hingga kita harus menggunakannya sebagai salah satu alat dalam strategi pemasaran (tools of marketing strategy), terutama dalam digital marketing strategy.

Kelebihan Email Marketing adalah :

  • Fleksibilitas dalam Waktu Pengiriman (bisa dikirimkan kapanpun)
  • Fleksibilitas dalam Materi atau Media (Teks, Video, Gambar, Animasi, dll.)
  • Fleksibilitas dalam  Jumlah Pesan (email bisa sangat panjang)
  • Fleksibilitas dalam Waktu Membuka Email (bisa dibuka kapanpun oleh target)
  • Fleksibilitas dalam Jumlah Email (bisa mengirim surel untuk banyak orang sekaligus)
  • Dan lain-lain.

Salah satu kelebihan email adalah kebebasan kita untuk menyampaikan sesuatu baik dalam bentuk teks, gambar ataupun video dengan durasi atau waktu yang cukup panjang.

Kita tidak bisa menghubungi seseorang melalui telpon kapan saja, karena tidak mungkin kita menghubungi pelanggan kita pada jam istirahat atau jam tidur mereka, meski untuk menyampaikan program penjualan yang sangat menarik bagi pelanggan tersebut.

Tetapi tidak demikian dengan email, surat elektronik ini bisa kita kirimkan kapan saja, dan tetap akan disana sampai orang yang kita tuju tersebut memiliki waktu untuk membuka dan membaca isi email tersebut.

Dan sangat dimungkinkan sebuah email dibuka oleh pelanggan kita di pagi-pagi buta, saat baru bangun tidur, sambil minum kopi atau menunggu makan pagi (hal mana tidak mungkin kita lakukan dengan telpon), sama dengan kebiasaan kita semua saat mencari informasi melalui koran atau surat kabar pada masa lalu.

Selain itu, selain diisi dengan teks secara standar, sebuah email bisa diisi atau disisipi gambar yang menarik dan syarat akan makna (sebuah gambar bisa bercerita lebih banyak dari kata-kata).

Gambar yang di-insert-kan bisa bervariasi jenisnya, bahkan bisa gambar dalam format animasi yang bisa bergerak, yang tentu cukup menarik.

Dan kadang untuk menyampaikan pesan yang lebih detail, kita juga bisa menyisipkan video pendek atau link khusus ke email tersebut, sehingga target bisa melihat pesan kita dengan lebih kompleks dan tentunya lebih menarik.

Kelebihan yang lain adalah kita bisa menghubungi sekian orang sekaligus, hanya dengan satu email induk, yang akan menyebar sesuai dengan jumlah dan kriteria dalam database target market kita.

Dimana hal ini juga tidak mungkin untuk kita lakukan dengan menggunakan media telpon.

Tidak mungkin kita bisa menghubungi sekian puluh atau sekian ratus orang sekaligus dalam satu waktu yang sama, apalagi harus menghubungi ribuan orang untuk memberikan penawaran menarik bagi mereka.

Kekurangan Email Marketing adalah :

  • Tidak Interaktif – Email memiliki sifat komunikasi satu arah pada satu waktu.
  • Open Rate Rendah –  Ini salah satu permasalahan semua email, termasuk email marketing, yang bisa saja tidak dibuka, apalagi dibaca oleh target market.

Salah satu kelemahan dari surel adalah sifatnya yang hanya satu arah, tidak interaktif atau tidak bisa mendapatkan respon secara langsung, hal mana berbeda dengan komunikasi melalui media telephone yang bisa interaktif.

Sifat email yang hanya satu arah ini kadang membuat marketer atau pemasar tidak bisa mengetahui respon dari konsumen atau pelanggan (target) secara langsung.

Open rate dari email seringkali tidak seratus persen, terutama jika mengirim email ke ribuan target sekaligus dari database kita (yang kadang belum diklasifikasikan), apalagi jika berbentuk promosi atau campaign email (email marketing).

Hal ini tentu saja sangat merugikan, karena bisa saja target tidak membuka email bukan karena tidak tertarik dengan isi email tersebut, tapi karena tidak menyadari adanya email masuk atau email tersebut terlupakan (karena memang bisa dibuka kapan saja, sehingga target cenderung menunda email yang dianggap tidak penting).

KOMPONEN EMAIL MARKETING YANG HARUS DIPERHATIKAN

Untuk mendapatkan dampak yang maksimal dari penggunaan email sebagai strategi marketing, maka kita harus memperhatikan beberapa komponen berikut ini :

Email Bersifat Personal

Email yang kita kirim secara personal akan memiliki nilai lebih dimata konsumen, dibandingkan dengan  email yang dibuat secara umum.

Salah satunya adalah dengan menyebutkan nama pemilik akun email tersebut, sesuai dengan data yang telah mereka berikan.

Selain penyebutan nama, email harus diberikan kata-kata yang bersifat personal, yang berhubungan dengan aktivitas atau profesi mereka

Email yang dikirimkan dengan menambahkan kata-kata yang bersifat personal akan meningkatkan open rate dan  click rate, yang tentu berimbas pada tingkat sales closing.

Perhatikan Subyek Email

Seringkali kita melihat email yang tanpa subyek line sama sekali, atau jikapun ada hanya sekedarnya saja, seperti pemberitahuan email secara umum.

Untuk email marketing, atau sebuah penawaran hal itu sangat dilarang.

Sebuah email marketing harus memberikan subject line yang powerful, yang memiliki daya tarik, yang membuat target email penasaran dan ingin membaca lebih jauh.

Gunakan List Builder

Mayoritas visitor yang datang ke website kita pertama kali hanya akan melihat-lihat dan mencari informasi tertentu, hanya sedikit sekali yang langsung melakukan pembelian produk yang kita tawarkan.

Ada banyak faktor mengapa mereka tidak melakukan pembelian pada kunjungan pertama, diantaranya adalah masih membutuhlan informasi lebih lanjut, tidak yakin dengan produk yang kita tawarkan atau website kita, dan lain-lain.


Bingung cara membuat KPI untuk Team Penjualan dan Pemasaran Anda?

Kini ada solusinya . . .

Telah tersedia Paket KPI Principal & Distributor yang cukup lengkap


Intinya visitor tersebut harus datang lagi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, harus melakukan kunjungan lagi.

Pertanyaannya adalah, apakah visitor tersebut akan ingat dengan website kita ?.

Itulah pentingnya membangun database pengunjung website kita dengan menggunakan list builder, agar kita bisa mengingatkan visitor tentang website kita dan mengirimkan penawaran.

Perhatikan Pengguna Smartphone (Mobile Friendly)

Saat ini penggunaan smarphone sudah sangat tinggi, beberapa aktivitas yang biasa dilakukan dikomputer, sekarang bisa juga dilakukan dengan menggunakan smartphone, termasuk aktivitas mengirim dan menerima email.

Itulah sebabnya, dalam membuat email, sebaiknya dibuat sependek mungkin, tanpa menghilangkan pesan yang hendak disampaikan.

Ukuran font yang digunakan, sebaiknya sedikit lebih besar, jika ukuran standar adalah 12 px, sebaiknya gunakan font size 14 px, agar lebih jelas.

Gunakan format single kolom, hal ini akan memudahkan pembaca, jika harus menggunakan lebih dari satu kolom, pastikan bisa terbaca dengan baik pada perangkat mobile yg paling kecil (screen kecil).

Tombol CTA harus dibuat dengan font size yang lebih besar dan dengan warna yang mencolok, hal ini untuk memudahkan pembaca melakukan action segera.

Bangun Relationship

Dalam email marketing, database adalah jantungnya, maka dari itu database ini harus benar-benar sehat, dalam arti data memiliki respon yang tinggi terhadap email yang kita kirimkan.

Biasanya setelah sekian waktu kita membangun database email ini, kita akan menemukan pengguna yang aktif, dan yang tidak aktif.

Pengguna aktif ini pun kadang kita bagi lagi, kedalam yang haya sekedar membuka email saja dan yang klik call to action.

Sedangkan pengguna pasif, adalah mereka yang sama sekali tidak pernah membuka email yang kita kirimkan atau hanya membuka sekian email dalam sekian periode terakhir.

Pelanggan pasif, bisa jadi bukan karena mereka tidak tertarik, tetapi bisa jadi email yang kita kirimkan masuk ke promo atau teridentifikasi sebagai spam.

Itulah sebabnya, sebaikknya pengguna pasif ini harus diidentifikasi lebih lanjut, kemudian kita kelompokan.

Setelah itu kita coba berikan email yang special, berikan penawaran istimewa, mulai dari ebook yang menarik, diskon khusus, atau apapun yang special buat pengguna pasif tersebut.

Lihat dan cek hasilnya, jika ada respon atau interaksi, masuk kedalah kelompok pengguna aktif yang baru, perlakukan seperti pengguna baru.

Jika setelah diberikan berbagai email special tetapi tetap tidak ada respon sama sekali, sebaiknya disendirikan atau dihapus saja.

Database pengguna seharusnya dikelompokkan kedalam pengguna aktif sekali, yaitu mereka yang selalu membuka email dan merespon hapir semua penawaran kita.

Kemudian pengguna aktif yang tidak selalu merepon penawaran kita, misal 3 dari 10 email penawaran kita yang direspon.

Dan pengguna aktif yang hanya membuka email kita, tetapi jarang sekali merespon penawaran kita, atau 1 dari 20 penawaran kita yang direspon atau kurang.

Dan terkahir adalah penguna pasif, seperti yang kita bahas diatas.

Semua kelompok ini harus kita treatment dengan cara yang berbeda-beda, dengan tujuan membangun hubungan baik dengan para pengguan email tersebut.

Jika hubungan baik sudah terbangun maka, tingkat respon dari para pengguna atau pelanggan email kit aini akan tinggi.

Otomatisasi Email

Database yang kita miliki tentu sangat banyak, dan megirimkan berbagai email kepada sekian ribu pengguna ini bukanlah hal yang mudah.

Itulah sebabnya, kita perlu melakukan otomatisasi pada email kita, sehingga email akan secara otomatis mengirikan pesan tertentu pada situasi tertentu.

Contohnya adalah email untuk mereka yang baru saja bergabung, perlu kiranya kita berikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung.

Email kuiz, untuk berbagai keperluan, seperti meminta pendapat pengguna akan materi dalam website atau blog, atau untuk keperluan yang lain, yang tentu harus dikirimkan kepada mereka yang sudah agak lama berlangganan email kita.

Kemudian untuk mereka yang sedang berulangtahun (jika data kita lengkap), maka sebaiknnya kita setting sedemikian rupa sehingga secara otomatis akan terkirim jika ada pengguna yang sedang berulang tahun.

Demikian juga untuk hari-hari besar lainnya, kita bisa setting agar mesin mengirimkan email ucapan hari raya tersebut.

Perhatikan Tingkat Konversi

Terakhir yang harus kita perhatikan adalah tingkat konversi dari aktivitas email marketing kita, atau aktivitas penawaran kita.

Tidak ada gunanya mengirimkan email secara terus menerus, jika tidak menghasilkan konversi sama sekali, itulah sebabnya sangat penting untuk memperhatikan seberapa besar tingkat konversi dari email marketing kita.

Ada banyak cara untuk meningkatkan konversi email marketing kita, diantaranya adalah :

  • A/B Testing : adalah aktivitas untuk melakukan testing terhadap dua kemungkinan, untuk mengetahui mana yang lebih baik. Jadi kita bisa buat dua halaman penawaran kemudian kita lihat mana yang lebih baik. Demikian lakukan seterusnya.
  • Sales Funnel : tidak semua pengguna sudah memahami produk yang kita tawarkan, itulah sebabnya, sebaiknya kita membagi pengguna dalam beberapa kelompok yang sesuai, kemudian melakukan treatment yang disesuaikan dengan kondisi pengguna, dimulai dari funnel terluar, hingga tercipta sales closing.
  • Alasan Kuat untuk Pembelian : alasan yang kuat, mengapa pengguna harus membeli, biasanya berhubungan dengan kelebihan atau perbedaan yang dimiliki oleh produk kita. Jadi tunjukkan apa saja kelebihan yang dimiliki oleh produk kita, sehingga  menjadi alasan yang kuat bagi pengguna untuk membeli.
  • Ciptakan Keterbatasan : menciptakan keterbatasan atau kesegeraan dapat meningkatkan penjualan. Ada banyak cara untuk menciptakan keterbatasan ini, dimulai dari stok yang tinggal sekian, harga yang segera naik, bonus khusus jika melakukan pembelian sebelum tanggal tertentu, dan lain sebagainya.

PENUTUP

Email marketing bisa menjadi salah satu senjata ampuh dalam strategi pemasaran, jika kita mampu mengelolanya dengan baik, karena email memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki media lain.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam email marketing adalah :

  • Email harus bersifat personal
  • Subyek email
  • List builder (Database email konsumen)
  • Mobile friendly
  • Relationship
  • Otomatisasi email
  • Convertion level

Dengan memperhatikan dan menggunakan tujuh komponen di atas, maka email marketing bisa menjadi strategi yang ampuh yang akan memberikan dampak maksimal bagi bisnis kita, terutama dari sisi digital marketing.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog distribusi pemasaran dotcom, semoga Anda mendapatkan manfaat, dan jika Anda memiliki pandangan lain, atau ingin menambahkan, jangan segan-segan untuk berbagi di kolom komentar dibawah ini.

Salam Sukses Sehat dan Bahagia

Picture : Octapix



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*