Mengenal Segmentasi untuk Tipe dan Kelas Outlet di Consumer Products – Bag. 1

tipe-outlet-GT
tipe-outlet-GT

SELLING-DISTRIBUTION

Outlet segmentations atau segmentasi outlet adalah cara perusahaan mengklasifikasikan saluran distribusi berdasar beberapa kriteria.

Segmentasi outlet juga sering disebut sebagai tipe outlet (outlet types) atau jenis outlet oleh beberapa perusahaan distribusi dan pemasaran.

Tipe outlet atau jenis outlet untuk setiap perusahaan akan berbeda, baik nama maupun definisi, hal ini disebabkan karena perusahaan yang berbeda, memiliki kepentingan yang berbeda pula.

Sebenarnya ada lagi segmentasi outlet yang cukup penting dan cukup powerful jika dikombinasikan dengan segmentasi berdasar jenis atau tipe dan fungsi outlet, yaitu kelas outlet.

Kelas outlet akan mengelompokkan outlet berdasarkan omset penjualan dari distributor ke trade atau sales to trade atau selling-in atau primary sales.

Pada artikel ini kami akan membahas beberapa segmentasi outlet untuk perusahaan yang bergerak di consumer product secara umum atau secara garis besar.

Untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran dan distribusi dalam skala yang besar, segmentasi akan dibagi dalam dua atau tiga sektor, yaitu :

  • Modern Trade
  • General Trade
  • Digital / Internet

Kemudian secara fungsi, segmentasi akan dibagi setidaknya dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  • Distributor
  • Wholesaler
  • Retailer

Sebenarnya secara fungsipun ada banyak pembagian, seperti broker, agent, dan lain sebagainya, sekali lagi, ini saya hanya akan membahas sebagaian saja, yang sering digunakan di perusahaan distribusi dan pemasaran.

Setelah itu outlet akan dikelompokan lagi kedalam beberapa kelas berdasarkan sales to trade atau selling-in masing-masing outlet.

Untuk standar kelas outlet, setiap perusahaan memiliki acuan tersendiri, secara umum perusahaan akan membagi outlet tersebut dalam tiga kelas, yaitu :

  • Large
  • Medium
  • Small

 

Sekarang kita akan membahas beberapa tipe outlet secara mendasar atau secara global dan hubungannya dengan penjualan, distribusi dan pemasaran.

Sub-Distributor (SubDist, S-dist)

Sektor : untuk subdist bis dari sektor modern (MT), bisa juga dari sektor tradisional (GT) atau dari sektor special outlet (Sp-O) atau ada yang menyebut special trade (ST)

Item / Kategori Produk : memiliki item atau kategori produk yang cukup banyak, tapi ada beberapa sub-dist yang hanya memiliki satu atau dua kategori produk saja, dengan item produk yang cukup banyak.

Volume Penjualan : volume penjualan bisa sangat besar.

Tim Penjualan : secara umum akan memiliki tim penjualan, bahkan beberapa subdist memiliki tim sprider atau tim motoris (pemasaran) dan tim promosi seperti SPG dan MD sendiri.

Harga Jual : akan disesuaikan dengan policy distribusi dan pemasaran, secara umum harga jual adalah harga grosir (WBP) dan harga ritel (RBP) , dan untuk outlet tertentu dengan harga khusus.

Sub-distributor adalah sebutan bagi perusahaan yang melakukan distribusi yang berada dibawah distributor, artinya principal telah memiliki divisi atau perusahaan distributor tunggal yang menangani distribusi secara nasional (bisa milik sendiri, grup, atau perusahaan yang berbeda).

Artinya bisa saja sebuah distributor untuk beberapa principal akan disebut sub-dist oleh beberapa principal yang lain.

 

Grosir Inti (GI)

Sektor : general outlets / tradisional outlets

Item / Kategori Produk : tidak banyak, bahkan ada beberapa agen yang hanya memiliki satu kategori produk saja.

Volume Penjualan : memiliki volume penjualan sangat besar.

Tim Penjualan : beberapa grosir inti memiliki tim penjualan (grosir aktif), dan beberapa tidak memiliki tim penjualan (grosir pasif).

Harga Jual : mayoritas hanya dengan harga grosir (WBP) dan ritel (RBP).

Grosir inti sebenarnya sama dengan grosir biasa atau wholesaler yang lain, tetapi hal khusus disebut sebagai grosir inti karena memiliki volume penjualan yang cukup besar untuk satu atau lebih kategori produk, serta memiliki wilayah penjualan yang pasti atau memiliki area, dan seringkali memiliki tim penjualan yang aktif di lapangan.

 

Agent

Sektor : kebanyakan agent adalah tradisional / general outlets (GT).

Item / Kategori Produk : sangat sedikit, seringkali hanya satu kategori produk saja.

Volume Penjualan : sangat besar.

Tim Penjualan : beberapa memiliki tim penjualan (agen aktif) dan beberapa yang lain tidak ada tim penjualan yang ke lapangan (agen pasif).

Harga Jual : mayoritas hanya dengan harga grosir (WBP) dan ritel (RBP).

Secara umum agent ini hampir sama dengan grosir inti, banyak principal yang mengelompokkan agent dengan grosir inti.

 

Star Outlet (SO)

Sektor : mayoritas tradisional outlet (GT) tetapi ada beberapa SO yang berasal dari modern outlet (MT) atau dari special outlet (SpO / ST).

Item / Kategori Produk : item dan kategori yang dimiliki outlet (yang menjadi SO) biasanya cukup banyak, tetapi untuk kategori SO hanya satu atau dua kategori saja.

Volume Penjualan : untuk produk kategori SO akan memiliki volume penjualan sangat besar.

Tim Penjualan : sama dengan GI, ada yang memiliki tim penjualan ada yang tidak.

Harga Jual : mayoritas hanya dengan harga grosir (WBP) dan ritel (RBP).

Star Outlets adalah sebutan yang diberikan ke sembarang outlets, bisa grosir, grosir inti, supermarket, special outlet (baby shop, apto, dan lainnya), yang memenuhi kriteria tertentu dan sanggup memenuhi target yang diberikan selama periode tertentu.

Artinya satu outlets yang periode ini menjadi SO, bisa jadi pada periode yang lain tidak menjadi SO, dan akan kehilangan fasilitas sebagai SO.

Kriteria dan target yang diberikan bervariasi, tapi secara umum akan mengacu ke volume penjualan tertentu dalam periode tertentu.

 

Wholesaler atau Grosir (Whs)

Sektor : mayoritas dari sektor tradisional / general outlet (GT).

Item / Kategori Produk : memiliki item atau kategori produk yang cukup banyak.

Volume Penjualan : volume penjualan cukup besar

Tim Penjualan : secara umum grosir tidak memiliki tim penjualann yang kelapangan, tapi memang ada satu dua grosir yang memilikinya, tetapi biasanya memiliki tim penjualan internal dan telesales .



Harga Jual : harga retail (RBP).

Grosir atau wholesaler adalah outlet yang hanya melayani penjualan secara partai, melayani semi grosir atau pengecer.

Jumlah outlets dengan tipe grosir dan semi grosir cukup banyak, tidak memiliki area secara khusus, tetapi melayani outlet-outlet yang tidak di-cover distributor (subdist).

 

Semi Grosir atau Semi Wholesaler (SWHS)

Semi grosir hampir sama dengan grosir, hanya saja memiliki volume penjualan yang kecil, seringkali sama atau dibawah retailer besar (dalam database pelanggan distributor / principal tertentu), tetapi secara fungsi, outlet tersebut adalah grosir.

 

Retailer (R)

Sektor : tradisional outlet (GT)

Item / Kategori Produk : sangat banyak, baik item maupun kategorinya.

Volume Penjualan : relatif cukup besar (untuk retailer besar).

Tim Penjualan : tidak memiliki tim penjualan.

Harga Jual : secara umum pengecer akan menjual dengan harga konsumen (CBP), terkecuali untuk konsumen tertentu, misal kios atau freelancer akn diberikan harga khusus dengan diskon tambahan.

Pengecer atau retailer adalah outlet grassroots yang menjadi sasaran utama sebuah distribusi dan pemasaran produk, karena ritel secara umum akan bersentuhan dengan konsumen secara langsung.

Pengecer merupakan outlet dalam jumlah terbanyak, (principal / distributor seringkali memasukan pengecer / retailer (R) ini dalam sektor GT, meski ada beberapa tipe outlet dari MT yang menjual produk secara eceran atau ritel).

Pengecer ini memiliki sub tipe lagi, yang biasanya dibagi berdasar lokasi, volume penjualan dan cara berjualan (permanent atau semi).

 

Retailer Besar, Non Pasar (R1)

Merupakan pengecer yang berada dilokasi umum, dekat dengan keramaian, tetapi tidak dilokasi pasar (pasar tradisional).

Pengecer ini akan melayani konsumen yang berada disekitar lokasi, dengan penjualan eceran atau non karton, dan sering juga dalam unit terkecil, atau ketengan.

Beberapa perusahaan membagi lagi menjadi R11 dan R12, untuk pengecer yang berada di jalan utama dan pengecer yang masuk dari jalan utama.

 

Retailer Besar, Pasar (R2)

Merupakan pengecer yang berlokasi di pasar, bisa diluar pasar atau didalam pasar, secara umum akan melayani konsumen yang datang ke pasar tersebut.

Pasar adalah pasar tradisional dalam skala pasar desa, pasar kecamatan dan pasar kabupaten / kota atau juga pasar pasaran (yang hanya buka pada pasaran tertentu saja).

Beberapa distributor dan principal akan membagi lagi menjadi R21 dan R22, untuk pengecer yang berada didalam pasar dan yang berada diluar pasar.

Dan untuk pengecer dalam pasar (R22) kadang masih dibagi lagi menjadi yang memiliki kios permanen dan yang tidak.

 

Retailer Kecil (R3)

Merupakan bentuk pengecer dalam skala perdagangan / bisnis terkecil, hanya menjual barang dalam kuantitas sangat kecil, dan seringkali dalam bentuk satuan terkecil (ketengan), dengan harga jual harga konsumen atau diatasnya (CBP+).

Sebenarnya yang masuk dalam kategori pengecer kecil (R3) adalah kios-kios kecil (K), warung (Wr), penjual kaki lima (K5), pedagang asongan (K2) dan penjual kecil lainnya.

Demikian sedikit pembahasan kita mengenai segmentasi untuk menetapkan tipe outlet dan kelas outlets, bagian pertama. Pembahasan akan kita lanjutkan ke bagian kedua pada artikel berikutnya.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Distribusi Pemasaran dotcom ini, semoga bermanfaat.

 

Salam Sukses Sehat dan Bahagia

 


Untuk Anda :

Panduan Belajar bidang Distribusi & Pemasaran, FREE AKSES

Tools & Templates, yang dapat membantu meningkatkan Karir Anda

Consulting & Training Service, bidang Distribusi & Pemasaran


3 Comments

  1. I simply had to say thanks yet again. I am not sure the things I would’ve worked on without the concepts shown by you concerning that theme. It seemed to be the frightening dilemma in my opinion, however , viewing the professional way you dealt with the issue took me to leap over gladness. Extremely happier for your guidance as well as hope that you comprehend what a great job you have been getting into instructing the rest through the use of your websites. More than likely you haven’t encountered all of us.

  2. Thanks for your whole effort on this site. My mum really loves working on investigations and it’s really easy to see why. Many of us hear all regarding the dynamic form you deliver vital guidelines by means of your blog and as well as encourage participation from some other people on the idea so our girl is actually discovering a lot of things. Have fun with the rest of the new year. You have been performing a great job.

  3. Hey There. I discovered your weblog the use of msn. This is a really smartly written article. I will make sure to bookmark it and come back to read more of your useful info. Thanks for the post. I will definitely return.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*