5 Kiat Membuat Seasonal Pack yang Menjual dan Merek Meningkat

SALES STRATEGY – SEASONAL PACK

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman, hari raya Lebaran atau hari Natal merupakan masa panen, masa yang paling sibuk.

Pada hari besar tersebut, beberapa perusahaan mamin dapat mencapai kenaikan omset 3 – 5 kali periode biasa atau bulan-bulan biasa, jelas dari sini tingkat kesibukan mereka akan meningkat dengan tajam.

Memang pada periode tersebut seperti hari raya Lebaran, hampir setiap rumah pasti menyediakan beberapa jenis makanan, dan bebera jenis minuman untuk beberapa hari.

Demikian juga hari raya Natal yang dilanjutkan dengan tahun baru, juga banyak kue dan minuman siap saji memenuhi rumah-rumah mereka yang merayakannya.

Kesempatan ini tentu saja tidak ingin dilewatkan oleh perusahaan makanan dan minuman tersebut, mereka akan berlomba untuk semaksimal mungkin memanfaatkan momen hari besar tersebut untuk mendulang keuntungan dengan menaikkan penjualan dan memasarkan beberapa merek produk baru mereka, ini momen yang sangat bagus.

Seasonal Pack harus di estimasikan tingkat permintaannya, lakukan pre-ordering, buat kemasan yang unik, yang bisa menaikan citra merek dan memiliki benefit.

Berbagai strategi penjualan dan pemasaran mereka terapkan untuk sebisa mungkin membuat konsumen mengetahui keberadaan mereka, dan sebisa mungkin mereka mengupayakan, bagaimana produk-produk mereka bisa berada sedekat mungkin dengan konsumen.

Ada satu strategi yang sering digunakan setiap menjelang hari besar tersebut, yaitu membuat packing / kemasan khusus untuk hari raya tersebut.

Kemasan dibuat sedemikian rupa, ada yang dibuat lucu, ada yang dibuat tampak mewah, dan ada yang dibuat sangat simple, tapi menarik dan tentu semuanya menggunakan tematik lebaran.



Bagaimana sebenarnya keterkaitan volume penjualan dengan seasonal pack ini ?, apakah seasonal pack ini memang benar ikut mendongkrak volume penjualan, ataukah memang volumenya naik, meski tidak menggunakan seasonal pack ini.

Karena jelas sekali, penggunaan seasonal pack akan menambah cost tersendiri bagi perussahaan, dan bagi departemen produksi, hal ini juga memiliki kesulitan tersendiri, kalau tidak boleh saya katakan “nambai kerjaan saja”, begitu kira-kira keluh mereka.

Tetapi jika memang seasonal pack ini memiliki dampak yang significant terhadap kenaikan penjualan, maka project ini memang harus dikerjakan, toh semua ikutan dapat bonusnya. . .

Jadi bagaimana kiat-kiat untuk menjalankan strategi seasonal pack / kemasan khusus ini ?, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

# 1 : Evaluasi dan Estimasikan Tingkat Permintaan

Ya, yang pertama harus kita lakukan adalah estimasi permintaan pasar atas produk kemasan khusus ini, seberapa tinggi tingkat permintaannya.

Yang perlu diperhatikan disini, kita juga harus melakukan evaluasi, apakah permintaan tersebut berbeda jika produk tidak dikemas dalam kemasan khusus.

Jadi perlu dilakukan evaluasi, seberapa besar pengaruh dari seasonal pack ini, dibandingkan dengan jika tidak menggunakan kemasan khusus.

Besarnya permintaan atau berapa jumlah permintaan atas kemasan khusus ini akan berkaitan dengan berbagai pihak, mulai dari pembelian (material mentah / raw fact) sampai dengan bagian yang membuat perencanaan dan produksi (PPIC dan Produksi).

Karena secara umum, produk dengan kemasan khusus ini tidak bisa dijual lagi begitu momennya lewat, kecuali produk tersebut bisa disimpan sampai dengan tahun depan.

Meski produk bisa disimpan sampai dengan tahun berikutnya, tetap saja ini adalah sebuah kerugian atau setidaknya menimbulkan biaya, mulai dari biaya tempat penyimpanan, biaya atas produk yang tidak segera cair dan biaya-biaya lain seperti biaya bunga dan sebagainya.

# 2 : Lakukan Pre-Ordering

Pre-Ordering berkaitan secara langsung dengan tingkat permintaan, namun jika pada tingkat permintaan kita hanya membuat estimasi penjualan berdasar tren pasar yang sebelumnya serta beberapa asumsi yang didasarkan data-data permintaan pasar, maka pada pre-ordering ini sudah mengarah ke forecasting, angkanya lebih pasti.

Pre-ordering ini merupakan bentuk implementasi dari beberapa asumsi yang kita buat di estimasi permintaan barang, dengan tujuan meminimalisir kemungkinan barang tidak terserap pasar.

Kita bisa membuat pre-ordering ke outlet-outlet tertentu yang biasa mengunakan atau menjual produk seasonal ini, seperti supermarket, minimarket,  perusahaan / jasa pembuat parcel, atau langsung ke perusahaan-perusahaan, karena seringkali perusahaan tersebut membuat paket parcel sendiri.

# 3 : Kemasan harus Unik dan Beda (ada diferensiasinya)

Seperti kita ketahui, begitu mendekati hari raya lebaran ataupun natal, banyak perusahaan-perusahaan yang juga mengeluarkan kemasan khusus ini, sehingga agar produk kita tidak tenggelam ditengah banyaknya produk seasonal ini, kita harus bisa membuat kemasan khusus ini se-unik mungkin.

Buatlah kemasan yang unik dan memiliki perbedaan yang nyata, dimana keunikan dan perbedaan ini haruslah dapat dengan mudah dilihat dan dipersepsi oleh konsumen.

Akan lebih baik jika kemasan tersebut bisa sesuai dengan apa yang menjadi preferensi konsumen atau selera konsumen.

# 4 : Kemasan yang Menaikan Citra Merek

Dalam membuat kemasan khusus ini, usahakan sebisa mungkin membuat disain yang bisa mengangkat citra perusahaan, atau menimbulkan image positif terhadap merek produk perusahaan tersebut.

Karena tujuan pembuatann kemasan khusus ini, selain untuk meningkatkan penjualan haruslah juga untuk meningkatkan citra positif (brand image) perusahaan dalam jangka panjangnya.

Kita sudah sering melihat, ada beberapa produk yang sudah mampu mengkaitkan atau membentuk asosiasi dengan aktivitas sebuah komunitas, sehingga produk tersebut selalu dipersepsi sebagai bagian atau penunjang dari aktivitas tertentu tersebut.

Ada makanan yang selalu muncul ketika bulan puasa (menjelang lebaran), ada produk minuman yang selalu hadir pada momen-momen hari raya, baik berbentuk bahan baku maupun yang berbentuk yang sudah siap minum (ready to drink / RTD).

Contoh wafer stick (dengan berbagai mereknya), amdk baik yang plain maupun yang rasa-rasa, sirup dengan berbagai flavournya, dan aneka biskuit.

Produk makanan dan minuman tersebut akan lebih baik jika memiliki kemasan yang membuat konsumen merasa bangga karena bisa menghadirkan merek produk tersebut lengkap dengan kemasan spesialnya.

# 5 : Kemasan yang Memiliki Benefit

Terakhir adalah, bagaimana medesain sebuah kemasan yang memiliki benefit lebih bagi konsumen, tidak saja pada saat momen hari raya, tetapi kemasan tersebut masih memiliki fungsi yang lain saat hari raya Lebaran atau Natal telah berlalu.

Kemasan dengan benefit lebih, artinya bukan saja unik dan artistik tetapi kemasan tersebut ternyata memiliki fungsi yang lain, yang memang dibutuhkan pada momen lebaran tersebut.

Contoh, kemasan wafer stick yang memiliki bentuk karakter khusus atau disain tertentu dan dibuat untuk sekali makan / ukuran pocket, dimana dalam satu kemasan hanya berisi 2-3 batang wafer stick, dengan tujuan bisa dimakan sambil jalan tanpa mengotori tangan anak-anak, tetapi setelah habis kemasan tidak akan segera dibuang karena memiliki karakter yang khusus yang bisa di koleksi, dan di mainkan (di pakai dalam permainan).

Kemudian mendesain kemasan, dimana kemasan tersebut masih bisa digunakan meski momen hari raya sudah berlalu, dan tentu saja ini dari kemasan tersebut juga sudah berlalu.

Kemasan seperti ini sudah ada beberapa, umumnya berbentuk toples (makanan), atau jar (minuman), di mana keduanya bisa digunakan saat isinya sudah habis.

Sebetulnya desain kemasan juga masih bisa dibuat yang lain, selain toples dan jar tersebut, seperti mangkok tematik dengan penutupnya untuk snack-snack, gelas / cangkir tematik.

Tujuannya adalah saat isi barang sudah habis, kemasan ini bisa di gunakan meski tidak untuk waktu yang lama, dan yang terpenting, kemasan tersebut harus bisa menunjukan merek produk tersebut.

Jadi demikian pembahasan kita mengenai kiat-kiat dalam menerapkan strategi penjualan dan pemasaran dengan membuat kemasan khusus (seasonal pack), dimana dalam membuat produk dengan kemasan khusus ini hendaknya dilakukan estimasi dan evaluasi atas penggunaan kemasan khusus ini, apakah hanya bertujuan ke penjualan saja ataukah ada tujuan yang lain.

Berikutnya lakukan pre-ordering, agar forecasting bisa lebih tepat, sehingga kemungkinan produk tidak terserap pasar bisa diminimalisir.

Setelah itu, sebuah kemasan khusus haruslah unik, mampu menaikkan citra merek dan memiliki benefit lebih, meski momen hari raya telah berlalu.

Terima kasih sudah mampir di Blog Distribusi Pemasaran ini, semoga ada manfaatnya.

 

Salam Sukses Sehat dan Bahagia

*** Picture hampers from astralife.co.id / ilovelife.co.id 

>>>Anda dapat menelusuri artikel menarik lainnya melalui SITEMAP LINK ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*