Marketing Strategy

Apa Perbedaan antara Strategi Pemasaran dan Rencana Pemasaran

marketing strategy vs marketing plan

MARKETING STRATEGY vs MARKETING PLAN

Secara umum marketing strategy dan marketing plan tampak sama, keduanya tampak identik, karena kita senantiasa menggunakan keduannya secara bersamaan.

Baik strategi pemasaran maupun rencana pemasaran, keduannya memiliki kesamaan, yaitu membicarakan atau menguraikan tentang sebuah pasar, tujuan pemasaran, beserta strategi untuk mencapai tujuan pemasaran tersebut.

Namun, keduannya juga memiliki perbedaan yang jelas dan nyata, yaitu :

Strategi pemasaran (marketing strategi) menguraikan tentang apa yang harus dicapai, atau apa yang harus dikerjakan agar tujuan pemasaran bisa dicapai.

Strategi pemasaran secara umum diturunkan dari rencana yang bisnis (business plan) perusahaan, dimana keduanya memang harus sejalan.

Rencana pemasaran (marketing plan), akan menguraikan tentang bagaimana sebuah strategi tersebut dijalankan, agar tujuan pemasaran bisa dicapai.

Jadi rencana pemasaran merupakan guidance atau roadmap yang memberikan petunjuk atau membimbing pemasar (marketer) untuk menjalankan strategi-strategi pemasarannya.

Urutannya adalah sebagai berikut :

  1. Tujuan Pemasaran (Marketing Objective)
  2. Strategi Pemasaran (Marketing Strategy)
  3. Rencana Pemasaran  (Marketing Plan)

Sebagai contoh :



Tujuan Pemasaran :

  • “Meningkatkan pangsa pasar yang lebih besar” atau lebih spesifik “Meningkatkan pangsa pasar sekian persen”.

Strategi Pemasaran :

  • Membuka area pemasaran dan penjualan yang baru.
  • Membuka segmen pasar baru.
  • Membuka saluran distribusi baru.

Rencana Pemasaran :

  • Marketing Plan untuk Strategi-1 : Membuka area pemasaran dan penjualan yang baru.
    • Identifikasi area (baru) untuk membentuk profile pasar
    • Fokus pada segment dan target pasar tertentu.
    • Membentuk tim pemasaran dan penjualan.
    • Kampanye pemasaran (marketing campaign) di segmen dan target pasar tertentu.
    • Menyiapkan dan membuka saluran distribusi sesuai segmen dan target pasar.
  • Marketing Plan untuk Strategi-2 : Membuka segmen pasar baru.
    • Identifikasi segmen pasar baru (di area pemasaran yang sudah ada).
    • Melakukan kampanye pemasaran di segmen pasar yang baru.
    • Meningkatkan penyebaran dan pemerataan produk.
  • Marketing Plan untuk Strategi-3 : Membuka saluran distribusi baru.
    • Identifikasi pasar, atas outlets atau saluran distribusi yang belum digunakan secara maksimal.
    • Meningkatkan register outlet atau membuka outlet baru (dalam segmen dan target pasar yang sama).
    • Melakukan aktivitas brand activation dan outlet activation untuk meningkatkan active outlets

Tentu saja untuk setiap tujuan pemasaran, setiap perusahaan atau pemasar, bisa memiliki rencana pemasaran yang berbeda-beda.

Dari contoh di atas, kita bisa dengan jelas membedakan antara strategi pemasaran (marketing strategy) dengan rencana pemasaran (marketing plan).

Di mana marketing strategi akan fokus pada “apa”  bentuk strategi pemasarannya, dan marketing plan akan lebih banyak mengulas mengenai “bagaimana”, sebuah strategi pemasaran harus dijalankan untuk bisa efektif dan efisien bisa mencapai tujuan pemasaran.

Dalam sebuah proses pemasaran, kita harus selalu menggali dan menciptakan “apa” saja bentuk strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan bisnis dan tujuan pemasaran.

Dan kemudian menggali dan merumuskan “bagaimana” cara untuk menjalankan strategi tersebut, agar tujuan bisnis dan tujuan pemasaran bisa dicapai, yang dirumuskan dalam rencana pemasaran.

Secara sederhana formula sukses sebuah bisnis yang dapat menjelaskan keterkaitan antara marketing strategy dan marketing plan dapat digambarkan seperti berikut ini :

Goal / Objective —> Marketing Strategy —> Marketing Plan —> Implementation —> Evaluation === Success

Dimana :

Goal / Objective, akan menguraikan secara spesifik “tujuan utama” aktivitas pemasaran

Marketing strategy, akan menguraikan secara spesifik “Apa” yang harus dilakukan untuk mencapai goal pemasaran tersebut.

Marketing Plan, akan menguarikan dengan detail dan spesifik mengenai “Bagaimana” menjalankan strategy tersebut atau “bagaimana” mencapai goal tersebut melalui “apa” yang ada dalam strategi tersebut.

Implementation, merupakan tindakan nyata (taking action) atau terjemahan dari apa yang ada di strategi pemasaran dan bagaimana strategi tersebut dijalankan, seperti yang ada di rencana pemasaran.

Evaluation, adalah tahapan yang harus dikerjakan untuk memastikan bahwa implementasi telah sesuai dengan rencana pemasaran, rencana pemasaran telah mencakup semua yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi pemasaran, dan strategi pemasaran yang ditetapkan telah sesuai untuk mampu mencapai goal atau objective yang ditetapkan.

Komponen yang Ada Dalam Marketing Strategy

Executive Summary

Berisi outline dari marketing strategy

Background

Menjelaskan mengenai business goals, marketing goal dan tantangan yang harus dihadapi perusahaan (pemasaran).

Market Analysis

Analisa pasar akan banyak menguraikan secara spesifik mengenai opportunity, market sizing, market segment, trend market, seasonal market dan lainnya.

Segment and Target Market

Analisa segmen pasar dan pasar sasaran akan menjelaskan mengenai bagaimana pasar dibagi dan dikelompokan serta menetapkan target marketnya, kemudian memilih satu atau lebih segment dan target market tersebut untuk dilayani.

Competitive Analysis

Analisa kompetitif akan menguraikan mengenai kondisi persaingan yang ada dipasar, posisi kita dipasar, posisi para pesaing dipasar, market share.

Selain itu dalam sesi ini juga akan diuraikan mengenai apa saja halangan untuk untuk memasuki pasar (entry barrier), beberapa kemungkinan ancaman yang bisa dilakukan oleh para pesaing.

Customer and Consumer Analysis

Pada analisa konsumen dan pelanggan ini, menguraikan mengenai apa yang bisa ditawarkan ke pasar, apa saja keunggulan kompetitif produk atau layanan jasa kita, apa saja perbedaan yang kita miliki, dan apa saja benefit yang bisa diambil oleh konsumen dan pelanggan.

Selain itu juga akan diuraikan mengenai apa yang dibutuhkan pasar, apa yang diinginkan pasar, apa yang diharapkan pasar (konsumen dan pelanggan), sebagai dasar untuk menciptakan dan mendeliver keunngulan kompetitif dan perbedaan produk atau jasa.

Positioning

Yang masuk dalam positioning ini adalah perusahaan ingin konsumen atau pelanggan memberikan persepsi apa terhadap produk atau layanan kita.

Dengan demikian dari positioning inilah akan muncul serangkaian pesan yang harus dikirimkan ke pasar sasaran agar tercipta positioning yang diharapkan (dikenal sebagai …, digambarkan sebagai …, diasosiasikan sebagai… ).

Selling and Distribution

Berisi detail mengenai apa saja strategi penjualan yang akan digunakan, saluran distribusi mana saja yang dipilih untuk menyebarkan produk atau jasa tersebut.

Pricing

Berisi penetapan strategi harga yang dipilih, yang tentu saja akan mengikuti segmen dan target pasar yang dipilih, apakah premium price dengan premium product dan premium customer, ataukah akan memilih segmen pasar yang sensitif dengan harga atau yang lainnya.

Communication and Promotion

Akan menguraikan mengenai apa saja pola komunikasi ke pasar sasaran yang akan digunakan, baik komunikasi ke konsumen atau end user maupun komunikasi ke pedagang perantara.

Selain pola komunikasi, pada sesi ini juga di uraikan dengan spesifik apa bentuk promosi yang digunakan baik ke konsumen maupun ke pelanggan.

Komponen yang Ada Dalam Marketing Plan

Executive Summary

Berisi overview tentang marketing plan

Environmental Analysis

Section ini akan menguraikan mengenai marketing environment analysis yang meliputi analisa lingkungan ekonomi, analisa lingkungan politik, legal dan regulasi, teknologi, serta sosial budaya yang bisa mempengaruhi kondisi pasar dan strategi pemasaran yang hendak diambil.

Market Analysis

Section ini akan menguraikan mengenai mengenai market identification, yaitu segmentasi dan targeting, kemudian analisa kebutuhan, keinginan dan harapan pasar, serta analisa kompetisi yang ada di pasar.

Review of Marketing Objectives and Performance Analysis

Pada section review tujuan pemasaran dan analisa kinerja, akan diuraikan hasil review dari tujuan pemasaran, apakah masih sesuai dengan kondisi pasar saat ini.

Kemudian diuraikan juga analisa atas kinerja pemasaran, yang meliputi sales volume, sales value, market share, sales growth, profit margin dan sebagainya.

SWOT Analysis

Bagian analisa SWOT akan menguraikan apa saja kelebihan dan kelemahan yang dimiliki merek produk atau layanan dan perusahaan.

Kemudian apa saja kesempatan dan peluang yang dimiliki merek produk dan layanan serta perusahaan, juga ancaman yang bisa terjadi serta seberapa tinggi ancaman dan kesempatan tersebut.

SWOT Strategy

Adalah uraian tentang strategi apa saja yang bisa digunakan dalam kaitannya dengan kekuatan dan peluang yang ada, kelemahan dan peluang yang ada, kekuatan dengan ancaman yang ada dan strategi yang berhubungan dengan kelemahan dan ancaman.

Goals

Di bagian ini harus diuraikan dengan jelas dan spesifik mengenai goal yang hendak dicapai, yang meliputi financal goals dan marketing goals.

Marketing Objectives

Akan menguraikan secara spesifik, terukur, bisa dicapai, realistik dan ada range waktu (smart – specific, measurable, achievable, realistic dan timeframe) apa yang yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Marketing Strategy

Akan berisu uraian mengenai strategi pemasaran, yang meliputi :

Segment & Target Market

Berisi satu atau lebih segmen pasar yang akan dilayani dan target pasar yang dipilih.

Positioning

Berisi persepsi apa yang diinginkan atau yang hendak ditanamkan dibenak konsumen sasaran.

Marketing Mix Strategy

Berisi uraian dengan jelas dan spesifik mengenai strategi bauran pemasaran, dimana marketing mix bisa berisi 4P, 4S, 7P atau yang lainnya yang disesuaikan dengan pendekatan strategi pemasaran atau konsep pemasaran yang digunakan.

Organization

Akan berisi formasi atau struktur organisasi dari unit bisnis, terutama divisi pemasaran, yang dihubungkan dengan strategi pemasaran yang hendak digunakan.

Dalam organisasi ini juga dijelaskan dengan detail, mengenai aktivitas apa saja, standar kinerja, dan tanggungjawab dari setiap team.

Budget

Bagian budget atau anggaran akan menguraikan mengenai berapa biaya yang dibutuhkan untuk setiap aktivitas, serta untuk apa atau bagaimana menggunakan anggaran tersebut.

Evaluation dan Control

Merupakan bagian terakhir dari marketing plan yang berisi standar kinerja (performance standard), pengendalian anggaran (budget control), sistem dan prosedur yang digunakan.

Selain itu jika dimungkinkan, bisa juga dilakukan marketing audit, baik dalam kaitannya dengan kepatuhan terhadap sistem dan prosedur, pertanggung jawaban penggunaan anggaran, maupun dalam kaitannya dengan kondisi perusahaan dengan kondisi pasar dalam kaitannya dengan pemasaran (CSI dan CAI).

Selian itu dalam marketing plan, seringkali juga ditampilkan mengenai proyeksi keuangan, seperti PL Projection dan Cash Flow Projection, terutama untuk perusahaan distribusi (distributor) dan perusahaan pemasaran (principal).

Demikian pembahasan kita mengenai perbedaan antara rencana pemasaran dan startegi pemasaran, dimana keduannya memang harus berjalan beriringan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Sekali lagi strategi pemasaran akan fokus pada “apa”, dan rencana pemasaran akan berbicara mengenai “bagaimana”.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog Distribusi Pemasaran dotcom ini, semoga Anda mendapatkan manfaat, dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar yang konstruktif.

Bagi Anda yang membutuhkan bantuan mengenai strategi pemasaran, rencana pemasaran atau apapun yang berhubungan dengan distribusi dan pemasaran dapat menghubungi kamu di no WA atau email dibawah ini.

Salam Sukses Sehat dan Bahagia

>>>Anda dapat menelusuri artikel menarik lainnya melalui SITEMAP LINK ini
Tagged , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.