Pengertian Inovasi dan Sifat Perubahannya

inovasi - reka baru

INOVASI – INNOVATION – REKA BARU

Inovasi, kita pasti sudah sering mendengar kata tersebut, karena banyak dipakai untuk menyertai sesuatu yang dianggap memiliki perbedaan yang belum pernah ada.

Kata inovasi sendiri merpakan kata serapan dari bahasa Inggris “innnovation”, yang memiliki arti sebagai sebuah proses dan atau hasil dari pengembangan, pengetahuan, ketrampilan, pengalaman untuk menciptakan dan atau memperbaiki sesuatu agar memiliki nilai atau manfaat yang lebih secara significant.

Sesuatu yang dimaksud bisa berupa produk yang dihasilakn seperti barang dan jasa, atau sebuah mekanisme / proses / sistem.

Kata baku yang dalam bahasa Indonesia adalah reka baru, tapi kita mungkin lebih familiar dan lebih banyak menggunakan kata inovasi.

Pengertian Inovasi atau Reka Baru

inovasi - reka baru

Untuk bisa lebih memahami makna dari inovasi, berikut ada beberapa pengertian dari kata tersebut, yaitu :

Inovasi adalah ciptaan-ciptaan baru, bisa memiliki bentuk atau wujud, bisa juga tidak berwujud yang memiliki nilai ekonomi yang berarti  atau signifikan, yang umumnya dikerjakan / ditemukan oleh perusahaan atau individu.

Inovasi atau reka baru adalah sebuah aplikasi komersial yang pertama kali dari suatu produk atau proses, yang belum pernah ada atau belum pernah digunakan sebelumnya..

Reka baru merupakan suatu proses kreatif dan interaktif yang bisa melibatkan sebuah lembaga pasar dan non-pasar.

Inovasi artinya adalah transformasi pengetahuan kepada produk, proses dan atau jasa baru, atau sebuah tindakan menggunakan sesuatu yang baru.

Inovasi artinya eksploitasi yang berhasil dari suatu gagasan baru, atau merupakan pemanfaatan pengetahuan, keterampilan atau teknologis dan pengalaman untuk menciptakan produk, proses dan jasa baru.

Reka baru  adalah aktivitas penelitian dan pengembangan, atau sebuah perekayasaan dengan tujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru,

Inovasi bisa juga diartikan sebagai cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada ke dalam produk atau sebuah proses (produksi).

Jadi yang dinamakan inovasi, antara lain ;

  • Sesuatu yang baru atau orisinil dalam bentuk penemuan (baru), perubahan (dari yang ada) atau perbaikan (dari kondisi sebelumnya),
  • Merupakan hasil dari kreatifitas dari perorangan atau kelompok terorganisasi (lembaga / institusi / organisasi),
  • Memberikan solusi atas suatu permasalahan atau sebuah kebutuhan dan keinginan / harapan,
  • Memberikan nilai lebih baik atau keuntungan atau manfaat bagi penggunanya.

Sifat-sifat dalam Inovasi atau Reka Baru

inovasi dan sifat-sifat perubahannya

Inovasi secara tidak langsung bisa menjadi menjadi suatu pembeda dari seseorang, organisasi atau sebuah produk (barang dan atau jasa).

Karena inovasi atau reka baru akan selalu memikirkan dan berusaha mencari sesuatu yang berbeda untuk mencapai  efektifitas dan efisiensi yang lebih tinggi.

Dari sini kita paham, bahwa hakekat sebuah inovasi atau reka baru adalah sebuah perubahan atau memiliki sifat perubahan dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Sekarang pertanyaannya perubahan yang seperti apa saja yang bisa masuk dalam kategori inovasi atau reka baru tersebut.

Berikut adalah sifat-sifat perubahan yang terjadi dalam inovasi atau reka baru, yaitu :

#1 : Penggantian atau Subtitusi (Substitution)

Pengertiannya adalah mengganti sesuatu (yang lama) dengan sesuatu yang lain (yang baru), dengan harapan mendapatkan kinerja atau manfaat yang lebih baik.

Sesuatu bisa berarti benda berwujud (tangible) seperti barang atau sesuatu yang tidak berwujud (intangible) seperti sebuah sistem atau mekanisme.

Contoh 1 :

Perusahaan menggadakan penggantian armada pengiriman dari mobil kecil menjadi lebih besar (enkel / double) untuk pengiriman dalam jumlah besar dan armada kecil (triseda) untuk angkutan kecil.

Tujuaannya terjadi penghematan untuk muatan dalam jumlah yang besar (menggunakan armada dengan daya angkut yang lebih besar), dan tercipta efektivitas dengan armada triseda (bisa masuk ke gang-gang kecil, berhenti langsung didepan toko).

Manfaat :

  • Pengiriman barang akan lebih cepat (satu kali angkut dengan mobil yg lebih besar),
  • Pengiriman ke tempat dengan jalan yang lebih kecil tetap bisa dilayani, dan lebih cepat, dll.

Contoh 2 :

Perusahaan mengganti cara order salesman dari manual yang menggunakan nota pesanan menjadi menggunakan aplikasi yang menggunakan smartphone atau PDA.

Tujuannya, agar terjadi efektivitas kerja, dimana data dari smartphone bisa dikirim secara langsung pada waktu itu juga ke kantor untuk langsung diproses.

Manfaat yang didapat :

  • Efektivitas kerja (satu kali imput data oleh salesman,
  • Data lebih akurat, ada validasi oleh admin (yang sebelumnya melakukan input data),
  • Proses order atau fakturisasi jauh lebih cepat, artinya bisa melakukan one day service,
  • Terjadi efisiensi atau penghematan biaya dari sisi waktu dan penggunaan kertas yang menurun jauh (paperless),

#2 : Pergiliran atau Alternasi (Alternation)

Pengertiannya adalah melakukan perubahan dengan cara mengganti sesuatu yang lama dengan sesuatu yang baru yang memiliki sifat yang sama dengan yang lama atau lebih baik.

Tujuanya adalah memastikan apa yang didapatkan atau dikerjakan saat ini bisa tetap dilanjutkan untuk waktu yang lebih lama atau waktu berikutnya.

Contoh 1 :

Pernah mendengar yang namanya one man show, itu mereka yang bekerja sendirian untuk banyak pekerjaan.

Salah satu penyebab terjadinya one man show adalah tidak adanya delegasi, dan salah satu penyebab tidak adanya delegasi adalah tidak adanya kader yang memiliki kemampuan yang sama.

Hal ini bisa dihindari jika yang bersangkutan bersedia dan mampu menularkan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya kepada tim atau kadernya.

Proses bagaimana yang bersankutan bisa mentransfer knowlwdge dan skill ke tim dibawahnya, dan kemudian tim tersebut memiliki kemampuan yang sama dan bisa mengerjakan seperti yang dia kerjakan adalah proses alternasi atau pergiliran.

Tujuannya, terjadi pergiliran aktivitas atau deklegasi perkerjaan, sehingga diharapkan aktivitas atau perkerjaan tersebut bisa berjalan, meski yang bersangkutan tidak ada atau sedang mengerjakan pekerjaan yang lain.

Manfaatnya :

  • Bertambahnya orang yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan tersebut,
  • Aktivitas tetap bisa berjalan, tidak fragile tergantung ke satu orang,
  • Bisa dilakukan duplikasi aktivitas jika perusahaan ingin melakukan pengembangan, dst.

Contoh 2 :

Seorang pemimpin dengan tugas mengawasi tim atau anak buahnya untuk meyelesaikan berbagai pekerjaan, diberikan pelatihan untuk mampu memberikan motivasi dan memberikan bimbingan serta pelatihan kepada anak buahnya,

Tujuannya, tim yang dipilih tersebut akan mampu melakukan hal yang sama kepada bawahannya persis seperti yang dia lakukan.

Manfaatnya :

  • Terjadi delegasi pekerjaan, transfer pengetahuan dan ketrampilan,
  • Organisasi tersebut bisa berkembang lebih besar lagi, dst.

#3 : Penambahan atau Adisi (Addition)

Pengertiannya adalah melakukan penambahan terhadap sesuatu agar tercipta kondisi yang lebih baik, tanpa merubah sesuatu yang sudah ada tersebut.

Contoh 1 :

Target kinerja untuk sales distributor yang sudah berjalan adalah sales volume, sales value dan jumlah kunjungan penjualan.

Karena ada perusahaan ingin meningkatkan penjualan dengan menambah outlet baru, maka target kinerja ditambahkan satu lagi, yaitu pembukaan outlet baru yang memenuhi syarat.

Tujuannya, mendapatkan penambahan saluran distribusi baru.

Manfaat :

  • Saluran distribusi bertambah, diharapkan terjadi penambahan omset penjualan,
  • Saluran bertambah, bisa masuk ceruk pasar baru yang selama ini belum tergarap, dimana di ceruk pasar baru tersebut, bisa saja ada peluang untuk produk yang lain,
  • Area coverage (cakupan wilayah) penjualan meluas, kredibilitas dimata principal juga meningkat, daya tawar juga meningkat, good will juga naik, dst.

#4 : Penyusunan Ulang atau Restrukturisasi (Restructuring)

Pengertiannya adalah merubah sesuatu dari struktur atau model yang lama menjadi struktur atau model yang baru untuk menyesuaikan dengan keadaan atau kondisi yang ada saat ini.

Contoh :

Sebuah bisnis atau perusahaan pasti ingin berkembang, yang artinya menjadi lebih besar dan lebih tinggi (vertical & horizontal).

Berkemabng secara vertical, bisa kita artikan penambahan berbagai layanan dalam kategori yang sama dengan layanan yang sudah ada.

Sedangkan secara horizontal bisa kita artikan penambahan berbagai layanan yang belum pernah ada sebelumnya  (secara produk) atau layanan yang sudah ada dikembangkan ke wilayah yang belum dilayani (secara wilayah).

Ketika terjadi pengembangan, salah satu kebutuhannya adalah team yang memiliki strauktur yang bisa mendukung model bisnis yang baru tersebut.

Disinilah proses reka ulang atau restrukturisasi harus dilakukan, yaitu merubah struktur yang lama menjadi struktur yang baru agar bisa mengakomodir kondisi yang ada saat ini.

Tujuanya, tercapainya efektivitas dan efisiensi sesuai dengan kondisi yang ada atau yang diharapkan akan terjadi.

Manfaatnya :

  • Bisnis bisa menlakukan aktivitas dengan lebih baik dengan struktur yang sesuai dengan kondisi yang ada,
  • Bisa jadi akan terjadi spesialisasi, dimana akan meningkatkan trust konsumen / pasar terhadap layanan yang diberikan perusahaan tersebut, dll

#5 : Penghapusan atau Eliminasi (Elimination)

Pengertiannya adalah melakukan perubahan dengan menghilangkan sesuatu yang dianggap tidak perlu, merugikan, pemborosan dan lain-lain, agar tercipta efisiensi dan efektivitas yang lebih tinggi.

Contoh :

Jika selama perusahaan selalu melakukan meeting diluar kantor, untuk selanjutnya diusahakan meeting dilakukan dikantor, kecuali kondisi khusus, seperti dengan pihak-pihak tertentu saja.


Salah satu cara untuk meningkatkan Kinerja Sales & Marketing Team adalah dengan Metrik dan Analisa Kinerja, yang terangkum dalam

Key Performance Indicator (KPI) & Reporting Standards

Kami menyediakan beberapa Sales & Marketing Tools dan Templates spt :

KPI - REPORTING STANDARDS - BUSINESS PRESENTATION - SOP - dll.


Jika sebelumnya meeting dilakukan satu hari penuh, bahkan sampai beberapa hari, maka untuk selanjutnya dicarikan cara koordinasi secara harian, sehingga saat meeting bisa dilakukan dalam satu dua jam saja, hanya membahas point-point utama saja.

Tujuannya, memangkas aktivitas yang dianggap tidak memberikan kontribusi nyata, dan lebih ke pemborosan.

Manfaat :

  • Efisiensi pasti terjadi peningkatan, tetapi harus diupayakan efektivitas tetap terjaga,
  • Terjadi peningkatan kecepatan pengambilan kepurusan (koordinasi harian), dll.

#6 : Penguatan (Reinforcement)

Pengertiannya adalah memberikan sesuatu sebagai upaya untuk menegaskan sebuah sikap atau sebuah keputusan agar bisa berjalan dengan baik untuk mencapai sebuah tujuan.

Contoh :

Seorang salesman atau karyawan bagian yang lain mendapatkan insentif atau komisi adalah hal dianggap biasa, sebagai kompensasi atas kinerjanya.

Tetapi perusahaan atau pimpinan bisa menguatkan atau menegaskan apresiasinya terhadap hasil yang telah dicapi tersebut dengan memberikan penghargaan atas hasil yang dicapai,


Anda Salesman, Sales Supervisor, Sales Manager atau Business Owner ...

Membutuhkan Jasa Pelatihan dan Konsultasi dibidang Distribusi dan Pemasaran

Kami Menyediakan Program PELATIHAN dan KONSULTASI secara On-Line...!


misal :

  • Dengan jam tangan karena telah menembus omset tertentu (tentu selain insnetif atau komisi).
  • Dengan mengumumkan dan memberikan apresiasi secara langsung dalam sebuah meeting.

Tujuanya, memberikan penguatan, motivasi yang lebih besar, bentuk nyata sebuah apresiasi

Manfaat :

  • Yang bersangkutan akan merasa lebih dihargai (lebih = penguatan),
  • Memberikan motivasi kepada team yang lain untuk melakukan hal yang sama, dst.

Artikel terkait :

Penutup

Demikian pembahasan kita mengenai sifat-sifat perubahan dalam inovasi atau reka baru, yang terdiri dari :

  • Subtitusi atau penggantian
  • Alternasi atau pergiliran
  • Adisi atau penambahan
  • Restrukturisasi atau penyusunan ulang
  • Eliminasi atau penghapusan
  • Penguatan atau reinforcement

Artinya kita bisa melakukan sebuah aktivitas yang bisa dikategorikan sebagai inovasi jika memiliki sifat-sifat atau karakterisitik seperti diatas.

Sebuah reka baru atau inovasi, tentu memiliki tujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, atau mendapatkan manfaat yang lebih besar.

Inovasi bukanlah sebuah tujuan akhir, tetapi inovasi adalah sebuah tahapan dalam sebuah proses, yang membuat hidup lebih baik.

Itulah sebabnya bagi sebuah perusahaan maupun individu, wajib untuk menjadikan reka baru ini sebagai sebuah budaya.

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog Distribusi Pemasaran Dotcom, semoga Anda mendapatkan manfaat yang maksimal.

Salam Sukses Sehat dan Bahagia

Picture : Freepik



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*