Direct Marketing, Strategi Jitu untuk Memasarkan dan Menciptakan Penjualan

direct-marketing
direct-marketing

MARCOMM – DIRECT MARKETING

Pemasaran langsung (direct marketing) adalah bagaimana menciptakan kontak langsung dengan pelanggan dan calon pelanggan potensial untuk mempromosikan product dan service.

Tidak seperti media advertising yang tidak terlalu fokus, direct marketing memungkinkan pemasar / marketer membidik target yang lebih spesifik dan dengan messages yang personal.

Jika ditangani dengan benar, direct marketing akan mampu men-generate sales volume yang tinggi dengan biaya relatif rendah.

Pada saat ini, ada banyak jenis direct marketing, mulai dari cara lama yang tradisional hingga cara yang paling modern dengan memanfaatkan teknologi internet.

Contoh direct marketing adalah telemarketing, email marketing, personal selling, direct email / catalog dan sebagainya.

Artikel ini akan membahas tentang Direct Marketing, yang meliputi :

  • Mengapa menggunakan direct marketing
  • Variabel keputusan direct marketing
  • Jenis-jenis direct marketing
  • Pengertian atau konsep direct marketing
  • Benefit atau manfaat direct marketing
  • Cara me-managed direct marketing

 

 

# 1 : Mengapa Menggunakan Direct Marketing

Pemasaran langsung akan menciptakan respon langsung dari targeted customer, sehingga untuk small business dapat memfokuskan sumber daya mereka yang terbatas (limited marketing resources) untuk melakukan aktivitas pemasaran / penjualan dengan hasil yang maksimal.



Strategi kampanye dengan pemasaran langsung yang menggunakan ajakan melakukan tindakan langsung dan segera (call to action) dapat memdongkrak penjualan ke pelanggan dan menciptakan pelanggan yang loyal, mempertahan kan pelanggan lama dan men-generate pelanggan baru.

Direct marketing dapat dievalusi dan diukur dengan sangat presisi atau lebih tepat.

Sebagai contoh kita dapat menggunakan marketing emails untuk melakukan testing terhadap konsumen, kemudian kita dapat melihat, marketing email mana yang memberikan hasil akhir (end result) yang paling tinggi atau respon yang paling baik.

 

# 2 : Variabel Keputusan Direct Marketing

Ada beberapa variable keputusan yang merupakan kerangka dasar dari program pemasaran langsung (direct marketing) ini, yaitu :

Offering

Offering atau penawaran adalah proposisi yang lengkap tentang produk dan layanan, harga dan atribut lain yang menyertai produk yang ditujukan ke pelanggan.

Creative

Variabel ini meliputi platform copy, unsur design grafis, teknik yang menyertainya dan pertimbangan produksi seperti personalisasi.

Media

Ada banyak media yang tersedia untuk pemasaran langsung ini, diantaranya adalah, email, telepon, sms blasting, internet / web, media social, dan lainnya.

Timing dan Sequencing

Merupakan bagaimana kita memilih waktu dan susunan komunikasi dalam direct marketing, seperti iklan umum.

Direct marketing memiliki lebih banyak kendali daripada pemasaran umum, contoh kapan sebah mail akan dikirim, media apa yang digunakan, siapa atau kelompok konsumen mana yang akan menjadi target pengirimannya.

Berbeda dengan general marketing, iklan akan mengikuti publikasi mereka, keterbatasan space juga mempengaruhi, juga jadwal tayang yang tidak mungkin bisa dirubah semau kita.

Customer Service

Pada model ini perusahaan menawarkan saluran bebas pulsa sehingga konsumen dapat mengakses informasi dan memberikan respon, komplain atau saran ke perusahaan dengan mudah dan cepat.

 

# 3 : Jenis Direct Marketing

Ada banyak jenis direct marketing yang banyak diterapkan perusahaan, diantaranya adalah :

Direct mail

Direct mail adalah surat pos yang mempromosikan secara langsung bisnis / produk dan layanan kita, yang dikirimkan ke sekelompok pelanggan di suatu area.

Ada beberapa bentuk dari direct mail, diantaranya katalog produk, kartu pos produk, mailler, dll.

Telemarketing

Telemarketing adalah menghubungi calon pelanggan melalui telepon untuk menjual produk atau layanan.

Metode ini cukup mampu menghasilakn prospek pelanggan baru dalam volume yang cukup besar, dan metode sebagaii alat bantu untuk menindak lanjuti kampanye direct marketing.

Telemarketing akan sangat efektif jika disukung oleh database pelanggan potensial atau data konsumen dengan profile yang lengkap (untuk mengetahui minat produk).

 

Email Marketing

Email marketing adalah cara yang sederhana, hemat biaya, dan terukur untuk menjangkau pelanggan kita.

Ini dapat mencakup e-newsletter, promotional emails  untuk menghasilkan prospek baru atau penawaran untuk pelanggan yang sudah ada, atau iklan yang dapat muncul di email bisnis lain.

 

SMS Blasting (SMS / MMS Marketing)

SMS memungkinkan bisnis untuk menjangkau pelanggan individu dan mengirim pesan ke sekelompok besar konsumen dengan biaya rendah.

Kita dapat menggunakan layanan SMS untuk mengirim pemberitahuan penjualan kepada pelanggan, link ke pembaruan situs web, pengingat pengiriman, atau perpesanan yang dipersonalisasi.

 

Social Media Marketing

Media sosial dapat digunakan secara efektif sebagai alat pemasaran untuk bisnis karena memberi kita kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan dan secara teratur membagikan informasi produk atau layanan yang relevan.

Platform media sosial juga membuat sangat mudah bagi pelanggan kita untuk berbagi konten kita dengan seluruh jaringan mereka, meningkatkan jangkauan kita secara eksponensial.

Pertimbang untuk mengembangkan profil ini untuk bisnis kita adalah memungkinkan kita mempromosikan produk dan layanan kita.

Sementara itu medson juga mendorong pelanggan untuk memberikan umpan balik dengan meninggalkan komentar yang sangat berguna untuk menyempurnakan layannan kita.

 

Direct Selling (With Sales Promotion)

Penjualan langsung (direct selling) adalah cara efektif untuk mengembangkan bisnis yang fleksibel dan berbiaya rendah.

Penjualan langsung melibatkan penjual independen yang menjual produk atau layanan langsung kepada pelanggan, misal dengan berkunjung di rumah atau tempat kerja pelanggan.

Metode penjualan langsung tradisional termasuk penjualan door-to-door, rencana pesta dan pemasaran jaringan.

 

Leaflet Marketing (Letterbox Drop & Handouts)

Adalah model pemasaran langsung dengan mengirim atau menyebar selebaran (flyers / leaflets) ke para pelanggan atau konsumen umum.

 

Online Marketing

Direct marketing juga bisa melalui online marketing atau pemasaran yang menggunakan media secara online yang memanfaatkan internet.

Ada banyak bentuk media online ini diantaranya adalah media social seperti yang dibahas diatas, toko online (online shop) dan penggunaan website untuk media pemasaran produk.

Untuk saat ini hampir tidak produk / perusahaan yang tidak memiliki website atau portal untuk mengenalkan perusahaan dan produk atau jasa yang dimikilikinya.

 

TV Home Shopping

Pemasaran dengan media TV atau home shopping  saat ini semakin marak saja, banyak stasiun TV yang menyirkan program komersial ini.

Metode ini cukup efektif, karena selain jangkauannya yang sangat luas, juga dilengkapi dengan sesi penjualan langsung dan seringkali dengan telepon yang intraktif.

 

# 4 : Pengertian Direct Marketing (Konsep Direct Marketing)

Beberapa tokoh ekonomi dan pemasaran, memberikan pendapatnya tentang praktek pemasaran langsung atau direct marketing ini, berikut pendapat mereka :

Duncan (Principle of Advertising & IMC)

Menurut Duncan, direct marketing adalah cara pemasaran dimana perusahaan menjalin komunikasi secara langsung dengan konsumen.

Strategi komunikasi langsung ini dianggap lebih efektif karena dapat berinteraksi dan mendapatkan database langsung.

 

Kotler – Gary Armstrong (Principles of Marketing)

Menurut Kotler dan Gary Armstrong, direct marketing adalah suatu sistem pemasaran yang memakai berbagai media komunikasi dan iklan untuk berinteraksi secara langsung dengan target konsumen.

Beberapa bentuk interaksi langsung ini adalah, melakukan komunikasi lewat telepon, email marketing, pengiriman media promo (brosur) atau bertemu langsung untuk mendapatkan respon langsung.

Suyanto (Marketing Strategy)

Menurut Suyanto, direct marketing adalah sistem pemasaran yang memakai saluran langsung untuk mencapai konsumen dan menyerahkan barang atau jasa kepada konsumen tanpa menggunakan perantara, guna mendapatkan tanggapan atau transaksi  yang dapat diukur pada suatu lokasi.

 

# 5 : Tujuan dan Manfaat Direct Marketing

Tujuan direct marketing secara umum adalah untuk memasarkan produk/ jasa kepada target konsumen dengan biaya pemasaran yang lebih minim

Direct marketing adalah proses atau aktivitas pemasaran dengan melakukan kontak langsung dengan target konsumen, dimana kontak ini tidak harus face to face, tetapi bisa dengan menggunakan media-media tertentu.

Yang paling penting adalah, bagaimana memilih media dan metode yang paling efektif dengan biaya seefisien mungkin.

Sehingga praktek direct marketing ini akan memberikan dampak bagi beberapa pihak, yaitu :

Manfaat Direct Marketing Bagi Penjual

Memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi, dimana marketer bisa mengatur metode, waktu, media yang tepat yang sesuai untuk menjangkau konsumen.

Memberi kesempatan bagi pemasar untuk memilih berbagai alternatif dan  melakukan uji coba dipasar untuk mendapatkan metode yang paling aefektif.

Pemasar bisa menciptakan strategi yang sangat customized untuk diri mereka dan konsumen mereka, dimana strategi ini sangat sulit ditiru karena sifat kustomisasinya.

 

Manfaat Direct Marketing Bagi Konsumen

Konsumen dimudahkan dengan kehadiran pemararan langsung ini, karena bisa melihat dan mencari tahu plus minus produk tersebut.

Konsumen dimudahkan, karena bisa mendapatkan produk secara langsung ditempat, tanpa harus bersusah payah keluar rumah.

Konsumen mendapat kemudahan dan kebebasan dengan banyaknya pilihan dalam katalog produk tersebut.

Konsumen mendapat kesempatan untuk mempelajari speksifikasi produk terelebih dahulu (katalog, email, dll.), dan mempertimbangkan plus minusnya.

 

# 6 : Cara Me-Manage Direct Marketing

Agar bisnis pemasaran langsung ini dapat memberikan hasil yang maksimal dan menjadi bisnis yang berkelanjuatan, maka pelaku direct marketing perlu untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini :

 

Pilih Pelanggan yang Tepat (Target the Ideal Customers)

Direct marketing tanpa perencanaan yang tepat hanya akan membuat pemasar frustasi, dan bisa jadi akan mengganggu hubungan baik dengan pelanggan.

Beberapa perencanaa tersebut adalah melakukan identifikasi calon pelanggan, dan kita dan mengelompokan berdasarkan tingkat potensialnya.

tingkat potensial konsumen bisa diukur dari tingkat ketertarikan calon pelanggan terhadap kategori produk atau jasa kita.

Kemudian membangun database pelangan potensial dari hasil identifikasi tadi.

 

Budget yang Efektif (Market on Budget)

Dengan direct marketing yang membidik segmen pasar tertentu dengan targeted market tertentu, maka akan menciptakan strategi yang sangat efektif, dengan sasaran yang sangat realistis untuk meningkatkan penjualan.

Artinya budget ketat yang tersedia untuk kampanye pemasaran langsung, bisa lebih terarah dan efektif.

 

Update Kemampuan Komunikasi

Tidak bisa dipungkiri, kemampuan komunikasi (communication skill) yang baik, sangat berpengaruh terhadap end result atau hasil akhir yang didapat pada bisnis direct marketing ini.

Jadi sangat penting untuk selalu meningkatkan kemampuan komunikasi dan presentasi kita, jika kita ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

 

Tingkatkan Loyalitas Pelanggan (Improve Customer Loyalty)

Dengan direct marketing, maka akan terbangun hubungan yang baik dengan pelanggan, sehingga kita bisa menciptakan promosi, email atau penawaran yang sangat personal kepada pelanggan.

Dengan bentuk komunikasi yangg personal tersebut, maka akan tercipta pelanggan dengan loyalitas yang tinggi yang tentu hal ini sangat baik untuk meningkat bisnis kita.

 

Pahami Aturan dan Etika Pemasaran

Kita sering mendengar, cukup banyak konsumen atau masyarakat umum yang merasa terganggu dengan kehadiran pemasar yang menerapkan direct marketing ini.

Sebenarnya ada banyak etika dan aturan dari pemasaran langsung ini, yang jika kita langgar akan menrugikan pihak lain terutama konsumen yang merasa terganggu.

Salah satunya adalah pemasar hanya akan memprospek pelanggan secara langsung (direct contact) hanya jika yang bersangkutan setuju atau mengijinkan, jika tidak, marketing person tersebut tidak boleh melakukan.

Bentuk direct contact ini bervariasi, tidak selalu face to face, namun bisa bentuk yang lain seperti telemarketing, direct email, email marketing, dan lainnya.

 

 Keteraturann dan Perencanaan

Direct marketing akan efektif jika terorganisasi dengan baik terarah dan profesional, karena seringkali approach yang dilakukan adalah pertemuan pertama dengan konsumen tersebut, jadi ciptakan kesan yang baik.

Pertemuan pertama sangatlah berharga, jadi sangat penting untuk membuat perencanaan dan script penawaran yang baik terlebih dahulu.

Penawaran yang tidak jelas, membingungkan, tanpa penjelasan dan arah yang jelas, akan membuat pesan inti tidak tersampaikan, sehingga bisa jadi akan membuat prospek / calon pelanggan tidak lagi respek atau tidak tertarik lagi.

 

Cari Metode yang Paling Efektif

Keberhasil praktek direct marketing, ditunjang oleh banyak hal, artinya pemasar tidak boleh tergantung pada satu metode direct marketing saja, pemasar harus melakukan explorasi dengan metode yang berbeda-beda.

Dengan menggunakan banyak metode yang berbeda-beda, maka akan ditemukan metode yang paling banyak menghasilkan konversi, metode yang paling efektif.

 

Demikian sekilas pembahasan tentang direct marketing, sebuah strategi jitu untuk memasarkan dan menciptakan penjualan.

Bentuk pemasaran dan penjualan yang langsung bersentuhan dengan konsumen adalah personal selling, sebuah aktivitas komunikasi pemasaran yang menciptakan penjualan.

Terima kasih sudah mampir di blog Distribusi Pemasaran dotcom ini, semoga Anda mendapatkan manfaat.

 

Salam Sukses Sehat dan Bahagia.

 

***Picture :  www.drmg.com

>>>Anda dapat menelusuri artikel menarik lainnya melalui SITEMAP LINK ini

1 Trackback / Pingback

  1. Summary: Direct, Online, Social Media, and Mobile Marketing – yoelmadeablog

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*